TEREKAM CCTV MALING METERAN PDAM BERAKSI DINI HARI HINGGA PAGI,
APARAT SEGERA TINDAK
TEGAS.
Indramayu-mediaistana. com
Keresahan warga Indramayu, khususnya di wilayah Lohbener, Jatibarang, hingga Widasari, semakin memuncak. Inilah rekaman CCTV terduga pelaku saat menggasak meteran air milik warga di Lohbener pada bulan Maret lalu. Aksi ini menjadi bukti nyata betapa nekatnya pelaku yang beraksi secara random dan lintas wilayah.
Modus Operandi & Ciri-Ciri Pelaku:
Berdasarkan analisis rekaman CCTV dari beberapa lokasi, harap waspadai ciri-ciri spesifik berikut:
– Waktu Beraksi: Sangat random, mulai dari dini hari hingga pagi hari saat aktivitas warga mulai berdenyut namun suasana masih lengang.
– Kendaraan: Menggunakan motor bebek tanpa lampu utama
– Ciri Khas: Membawa keranjang bewarna hijau di bagian belakang motor yang digunakan sebagai tempat menyimpan banyak meteran hasil curian.
Aksinya dilakukan oleh seorang diri dengan gerakan yang sangat tenang dan terlatih dalam melepas meteran air.
Beban Berat Warga: “Sudah Jatuh Tertimpa Tangga”
Akibatnya warga yang menjadi korban, ketika hendak memasang kembali meteran ke pihak PDAM, harus menelan pil pahit, karena Warga yang menjadi korban mengeluhkan tingginya biaya penggantian meteran baru. Untuk bisa menikmati air kembali, korban harus merogoh kocek antara Rp950.000 hingga Rp1.200.000. Angka yang sangat besar dan sangat mencekik masyarakat kecil di tengah kondisi perekonomian yang sulit saat ini.
Desakan dan harapan nya kepada Aparat Penegak Hukum (APH),
Melalui rekaman CCTV ini, masyarakat mendesak Aparat Penegak Hukum (APH) untuk segera mengidentifikasi dan menangkap pelaku. Ciri-ciri motor bebek tanpa lampu dengan keranjang ini sudah sangat jelas dan konsisten di berbagai lokasi kejadian. Penangkapan pelaku menjadi harga mati agar tidak ada lagi wilayah lain di Indramayu yang menjadi korban berikutnya.
Imbauan Bagi Masyarakat Tingkatkan Keamanan: Pasang pelindung besi permanen atau cor semen pada meteran air Anda.
Waspada Lingkungan: Jika melihat pengendara motor bebek tanpa lampu membawa keranjang pada jam-jam rawan dengan ciri-ciri seperti di rekaman CCTV ini, segera aktifkan tanda bahaya atau lapor ke grup warga/pihak berwajib.
IYONS74