Mediaistana.com || Kota Bogor, Jabar
Wakil Wali Kota Bogor Jenal Mutaqin menegaskan bahwa kawasan Alun-alun Kota Bogor harus menjadi ruang publik yang aman dan nyaman bagi seluruh masyarakat.
Penegasan itu disampaikan menyusul adanya informasi terkait dugaan ancaman penusukan yang terjadi antara pengamen dan pedagang kaki lima (PKL) di kawasan Alun-alun Kota Bogor.
“Tadi ada sampai ancaman mau ditusuk, bahkan ada informasi wacana laporan ke kepolisian,” kata Jenal di Balai Kota Bogor, Senin (11/05/2026).
Menurut Jenal, Alun-alun Kota Bogor seharusnya menjadi tempat warga untuk beristirahat, bersantai, dan melepas penat bersama keluarga, bukan menjadi lokasi terjadinya gesekan maupun keributan antar kelompok.
Ia meminta seluruh pihak, baik pengamen, PKL, maupun pengunjung, untuk bersama-sama menjaga ketertiban dan menciptakan suasana yang kondusif di area publik tersebut.
“Alun-alun ini ruang publik untuk masyarakat. Semua harus menjaga kenyamanan dan keamanan bersama,” ujarnya.
Sebelumnya, Jenal juga sempat menyoroti kondisi keamanan dan ketertiban di sekitar Alun-alun Kota Bogor. Pada April lalu, ia menemukan sejumlah botol minuman keras saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) di kawasan tersebut.
Pemerintah Kota Bogor pun menegaskan komitmennya untuk terus melakukan pengawasan dan penataan kawasan Alun-alun agar tetap tertib, aman, serta nyaman digunakan masyarakat.