BerandaBeritaWarga Termakan Isu Medsos Langka LPG 3 Kg, Agen Capi :"Tidak Ada...

Warga Termakan Isu Medsos Langka LPG 3 Kg, Agen Capi :”Tidak Ada Langka, Medsos yang Besar-besarkan”

LABUHANBATU : Hebohnya di Media sosial terkait kelangkaan LPG 3 kg bersubsidi di Kabupaten Labuhanbatu, Warga panik dengan informasi kelangkaan tersebut.

Hal kejadian tersebut disampaikan Capi Harahap selaku Agen PT. JAS disaat awak media mewawancarai di Halaman Kantor Bupati Labuhanbatu, Kamis (4/6/2026) menyampaikan bahwa pihak Pemkab Labuhanbatu diwakilkan Asisten 2, Kabag Sumber Daya Alam, serta pihak Polres Labuhanbatu sidak kelapangan.

Dalam sidak dilapangan, Kami tidak menemukan kelangkaan LPG 3 kg bersubsidi, salah satunya sidak di jalan perumahan padang pasir, dimana LPG 3 kg bersubsidi lebih banyak daripada pembelinya, ujarnya.

“Medsos yang besar-besarkan kelangkaan LPG 3 kg bersubsidi, warga akhirnya panik dengan informasi dari medsos tersebut, jadi LPG 3 kg bersubsidi tidak ada langka, keadaan kondusif”, tegasnya.

Disaat bersamaan, Awak media mengkonfirmasi Kabag Sumber Daya Alam, Akmal Harahap di Kantor Bupati Labuhanbatu, Kamis (4/6/2026) menyampaikan Kelangkaan LPG 3 kg bersubsidi di kabupaten labuhanbatu tidak ada dan kondusif.

Lanjutnya, Pemkab Labuhanbatu bersama Agen PT.JAS, dan Polres Labuhanbatu sidak kelapangan bahwa tidak ada ditemukan kelangkaan Gas LPG 3 kg bersubsidi dan kondusif.

Dan kita sudah sidak ke Sales Pertamina regional Sibolga di lokasi ruko JM 77, ucap Akmal.

Jadi warga Labuhanbatu diminta agar tidak termakan isu di media sosial dengan kelangkaan LPG 3 kg bersubsidi, dan jangan panik, harapan Kabag SDA.***

Stay Connected
16,985FansSuka
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan
Must Read
Berita Terkait

MOHON DIBACA SEBELUM MENULIS BERITA

Berikut ini beberapa hal yang perlu dipertimbangkan saat menulis Berita :

- Perhatikan hukum:

Pastikan informasi yang Anda bagikan legal dan tidak mendukung ujaran kebencian, diskriminasi, kekerasan, atau aktivitas berbahaya lainnya.

 

- Hargai privasi:

Jangan bagikan informasi pribadi tentang orang lain tanpa persetujuan mereka. Ini termasuk nama, alamat, nomor telepon, dan detail sensitif lainnya.

 

- Pertimbangkan

dampaknya: Pikirkan tentang bagaimana kata-kata Anda dapat memengaruhi orang lain. Meskipun sesuatu secara teknis legal, itu mungkin menyakitkan atau menyinggung.

 

- Verifikasi informasi:

Sebelum membagikan informasi, terutama berita atau rumor, pastikan itu berasal dari sumber yang dapat dipercaya.

 

- Bertanggung jawab: Bertanggung jawablah atas informasi yang Anda bagikan. Bersiaplah untuk menjelaskan alasan Anda dan bertanggung jawab atas segala konsekuensi yang mungkin terjadi.

Ingat, membangun komunitas daring yang aman dan saling menghormati adalah tanggung jawab semua orang. Mari kita gunakan kebebasan berekspresi kita dengan bijak!