Yahdi Hasan Tembus 5 Besar Calon Ketua DPRA,Figur Kuat. Dari Wilayah Tengah Kian Tak Terbendung.

Banda Aceh Media istana com. Peta politik Aceh kembali bergerak dinamis. Nama Yahdi Hasan resmi menembus lima besar kandidat calon Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA), menandai menguatnya posisi salah satu figur paling berpengaruh dari wilayah tengah dalam perebutan kursi legislatif tertinggi di provinsi ini.
Informasi yang beredar menyebutkan, lima nama kandidat tersebut telah berada di tangan Ketua Umum Partai Aceh, Muzakir Manaf, yang kini tengah mematangkan langkah strategis untuk menentukan sosok paling tepat memimpin DPRA. Dalam pusaran persaingan yang kian mengerucut, Yahdi Hasan tampil sebagai figur yang tidak hanya matang secara pengalaman, tetapi juga teruji dalam loyalitas dan konsistensi perjuangan politik.
Rekam jejaknya menjadi fondasi kuat. Tiga periode duduk sebagai anggota DPRA menjadikan Yahdi Hasan.
anggota DPRA menjadikan Yahdi Hasan bukan sekadar politisi, tetapi arsitek parlemen yang memahami secara utuh mekanisme legislasi, dari pembentukan qanun, penganggaran, hingga pengawasan jalannya pemerintahan. Kapasitas ini menjadikannya bukan kandidat biasa, melainkan sosok yang siap langsung bekerja tanpa adaptasi panjang.
Gelombang dukungan pun terus menguat dari berbagai elemen masyarakat.Tokoh pemuda Aceh Tengah, Azwin, menilai Yahdi Hasan sebagai figur komplet yang telah teruji di lapangan.
Beliau sangat layak memimpin DPRA.kedepan lg Pengalaman dan kemampuannya tidak perlu diragukan lagi,” ujarnya.
Dukungan serupa datang dari kalangan milenial. Ketua Milenial Pemuda Sahabat Semua Suku, Agus Muliara, melihat Yahdi Hasan sebagai pemimpin yang mampu merangkul semua kalangan. Sosoknya dinilai tegas, namun tetap mengedepankan nilai sosial dan kebersamaan, karakter yang semakin langka di tengah kompetisi politik saat ini.
Dari kalangan ulama, suara dukungan juga menguat. Tgk Zaid menegaskan bahwa sudah saatnya wilayah tengah mendapatkan representasi strategis di level pimpinan DPRA.
Yahdi Hasan sosok agamis, ramah, dan memiliki kepemimpinan yang kuat. Sudah sangat layak diberi amanah,” tegasnya.
Aspirasi ini mencerminkan harapan luas masyarakat wilayah tengah, meliputi Aceh Tengah, Gayo Lues, hingga Bener Meriah, yang selama ini menginginkan pemerataan representasi kepemimpinan. Meski berasal dari Aceh Tenggara, Yahdi Hasan dikenal luas sebagai wakil rakyat yang aktif turun langsung ke lapangan, menyerap aspirasi, dan menghadirkan solusi nyata.
Di tengah masyarakat, namanya bahkan melekat dengan julukan “Gubernur Wilayah Tengah”. Julukan ini bukan sekadar simbolik, melainkan lahir dari peran strategisnya dalam berbagai momentum politik, termasuk konsolidasi kekuatan dan penyatuan tokoh-tokoh lokal di kawasan tersebut.
Tokoh intelektual Aceh Tengah, Said Muslim, menegaskan bahwa kepercayaan terhadap Yahdi Hasan telah terbangun sejak lama. Ia menyebut, sejak 2011 hingga 2024, Yahdi Hasan dipercaya oleh Muzakir Manaf dan almarhum Abu Razak sebagai koordinator pemenangan wilayah tengah
Kepercayaan lebih dari satu dekade itu menjadi bukti tak terbantahkan atas loyalitas, kapasitas, serta ketajaman strategi politik yang dimilikinya.
Kini, dengan kombinasi pengalaman, jejaring kuat, serta dukungan lintas elemen yang terus mengalir, Yahdi Hasan menjelma menjadi salah satu kandidat paling diperhitungkan, bahkan sulit dibendung, dalam perebutan kursi Ketua DPRA.
Masyarakat Aceh, khususnya wilayah tengah, menaruh harapan besar agar keputusan akhir yang diambil Muzakir Manaf tidak sekadar politis, tetapi juga mampu menjawab aspirasi, menghadirkan pemimpin legislatif yang bukan hanya berpengalaman, melainkan benar-benar memahami denyut nadi rakyat Aceh.
(AS/$E)