PT PELNI Cabang Namlea memberangkatkan bantuan untuk korban banjir di Sumatera, Jumat (12/12), dari Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Namniwel. Sebanyak 23 colly berisi kebutuhan pokok diangkut menggunakan KM Tidar menuju Jakarta.
Pelepasan bantuan ini dihadiri Kepala Cabang PELNI Namlea, Agus Herianta, Kepala Operasi PELNI Namlea, Kepala UPP Namlea, beserta jajaran dan perwakilan pegawai UPBU Namniwel. Agus menyampaikan apresiasi kepada UPBU atas kepedulian tinggi dalam membantu korban bencana.
“KM Tidar berangkat dini hari pukul 00.00 WIB dari Namlea menuju Jakarta dan rencananya tiba Selasa (16/12). Selanjutnya, bantuan akan dikumpulkan dengan barang dari lembaga, instansi, maupun perorangan, lalu diangkut lanjut dengan KM Kelud menuju Medan, Sumatera Utara. Tingginya rasa peduli masyarakat menunjukkan solidaritas nasional untuk meringankan beban korban bencana,” ujar Agus.
Ia menambahkan bahwa hingga 18 Desember, PELNI masih membuka pembebasan biaya angkut dan pengiriman barang bantuan ke Sumatera Utara.
Sebagai perusahaan pelayaran nasional, PELNI berkomitmen tidak hanya menyediakan layanan transportasi laut, tetapi juga menjadi mitra dalam upaya kemanusiaan dan pemulihan bencana. Armada kapal PELNI menjangkau banyak pulau dengan jaringan logistik yang terintegrasi. KM Kelud sendiri melayani rute reguler Tanjung Priok – Batam – Tanjung Balai Karimun – Medan (PP).
Sebelumnya, PELNI juga menyalurkan bantuan logistik langsung ke Sumatera Utara dan Sumatera Barat melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sumatera Utara serta Posko Penanganan Darurat Bencana Banjir dan Longsor Kota Padang. Bantuan berupa paket sembako, makanan siap saji, selimut, peralatan mandi, obat-obatan, serta kebutuhan khusus perempuan dan anak-anak.(AS/CS)