30 C
Jakarta
BerandaInfoTukuboya Minta Gubernur Tempuh Jalur Hukum atas Tudingan Gratifikasi PT Wanshuai Indo...

Tukuboya Minta Gubernur Tempuh Jalur Hukum atas Tudingan Gratifikasi PT Wanshuai Indo Mining

Kader Partai Gerindra sekaligus anggota DPRD Buru, Rustam Fadly Tukuboya, SH, secara tegas meminta Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa untuk segera menempuh jalur hukum terkait tudingan fitnah yang menyebut dirinya menerima gratifikasi dari PT Wanshuai Indo Mining dalam pengelolaan kawasan tambang Gunung Botak.

Tukuboya menilai tuduhan tersebut tidak hanya mencederai nama baik pribadi Gubernur, tetapi juga berpotensi mengganggu stabilitas pemerintahan daerah serta kepercayaan publik terhadap institusi yang dipimpin Gubernur.

“Isu yang berkembang ini sangat serius. Jika dibiarkan tanpa langkah hukum, opini liar akan terus digoreng dan menyesatkan masyarakat. Kami mendesak agar Gubernur segera melaporkan pihak-pihak yang menyebarkan fitnah ini ke aparat penegak hukum,” tegas Tukuboya, Jumat, (27/2/2026)

Sebagaimana diketahui, Gunung Botak merupakan kawasan pertambangan emas yang selama ini menjadi sorotan publik karena polemik pengelolaan dan legalitas operasionalnya. Nama PT Wanshuai Indo Mining belakangan ikut terseret dalam pusaran isu dugaan gratifikasi yang diarahkan kepada Gubernur.

Tukuboya menegaskan, tuduhan tanpa bukti adalah bentuk pembunuhan karakter yang tidak bisa ditoleransi dalam iklim demokrasi. Ia juga mengingatkan bahwa mekanisme hukum harus menjadi rujukan utama dalam menyelesaikan persoalan, bukan sekadar perang opini di ruang publik.

“Kami ingin semuanya terang-benderang. Jika memang ada pelanggaran, buktikan di pengadilan. Tapi jika ini murni fitnah, maka pelaku harus mempertanggungjawabkannya secara hukum,” ujarnya

Stay Connected
16,985FansSuka
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan
Must Read
Berita Terkait

MOHON DIBACA SEBELUM MENULIS BERITA

Berikut ini beberapa hal yang perlu dipertimbangkan saat menulis Berita :

- Perhatikan hukum:

Pastikan informasi yang Anda bagikan legal dan tidak mendukung ujaran kebencian, diskriminasi, kekerasan, atau aktivitas berbahaya lainnya.

 

- Hargai privasi:

Jangan bagikan informasi pribadi tentang orang lain tanpa persetujuan mereka. Ini termasuk nama, alamat, nomor telepon, dan detail sensitif lainnya.

 

- Pertimbangkan

dampaknya: Pikirkan tentang bagaimana kata-kata Anda dapat memengaruhi orang lain. Meskipun sesuatu secara teknis legal, itu mungkin menyakitkan atau menyinggung.

 

- Verifikasi informasi:

Sebelum membagikan informasi, terutama berita atau rumor, pastikan itu berasal dari sumber yang dapat dipercaya.

 

- Bertanggung jawab: Bertanggung jawablah atas informasi yang Anda bagikan. Bersiaplah untuk menjelaskan alasan Anda dan bertanggung jawab atas segala konsekuensi yang mungkin terjadi.

Ingat, membangun komunitas daring yang aman dan saling menghormati adalah tanggung jawab semua orang. Mari kita gunakan kebebasan berekspresi kita dengan bijak!