MediaIstana.com
Banyuwangi – Kecamatan Songgon kembali menegaskan posisinya sebagai salah satu destinasi wisata unggulan di Banyuwangi melalui gelaran Festival Durian dan Fun Run 2026 yang berlangsung meriah pada Minggu, 5 April 2026, mulai pukul 07.00 WIB di kawasan Lapangan Songgon.
Festival tahunan yang digelar saat musim panen durian ini bukan sekadar perayaan hasil bumi, namun juga menjadi ruang kebersamaan warga, promosi wisata, serta penggerak ekonomi lokal.
Rangkaian acara dimulai dengan bazar UMKM, dilanjutkan fun run (lari gembira), kontes durian, makan durian sepuasnya, hingga sarasehan. Suasana pagi di Songgon terasa hidup dengan antusiasme peserta yang datang dari berbagai desa di wilayah sekitar.
Salah satu peserta, David Rohman, menyampaikan rute lari gembira yang cukup menarik karena melewati kawasan pedesaan dan pusat keramaian masyarakat.
“Rute lari gembira dari Songgon–Ngoro–Jajangan–Sumberasri–Songgorejo lewat Pasar Songgon, lalu kembali finish di Lapangan Songgon, dengan jarak tempuh sekitar 3 kilometer,” ujarnya.
Berada di kaki Gunung Raung, Songgon memang dikenal memiliki panorama alam yang sejuk dan subur, menjadikannya salah satu sentra penghasil durian berkualitas tinggi di Banyuwangi.
Festival ini menjadi momentum untuk memperkenalkan durian khas Songgon kepada wisatawan, sekaligus memperkuat branding daerah sebagai tujuan wisata berbasis agro dan alam.
Beragam varietas durian unggulan turut ditampilkan, mulai dari Bawor, Musang King, durian hitam, hingga Montong. Pengunjung dapat membeli langsung di stand bazar sambil menikmati suasana festival.
Salah satu pedagang di stand bazar menjelaskan harga durian yang ditawarkan.
“Harga durian Montong Rp 65 ribu per kilogram, sedangkan Musang King Rp 250 ribu per buah,” jelasnya.
Tidak hanya menikmati buah segar, pengunjung juga disuguhi berbagai aktivitas wisata lain seperti camping di kebun durian, gowes, serta hiburan musik campursari dan kendang kempul, yang menambah nuansa khas budaya Banyuwangi.
Puncak acara semakin semarak dengan kehadiran Bupati Banyuwangi, Hj. Ipuk Fiestiandani Azwar Anas, S.Pd., M.KP., yang turut memberikan piagam dan cendera mata sebagai bentuk dukungan terhadap festival tersebut.
Ketua panitia Durian Fest 2026, Hariyanto, mengungkapkan rasa syukur atas kelancaran acara.
“Alhamdulillah acara berjalan dengan lancar,” ujarnya di sela kegiatan.
Lebih dari sekadar seremoni, festival ini diharapkan memberi dampak nyata bagi perekonomian masyarakat, terutama petani durian, pedagang, dan pelaku UMKM lokal.
“Harapan saya, kegiatan ini tidak hanya menjadi acara seremonial, tetapi juga memberi dampak ekonomi bagi masyarakat Songgon, khususnya UMKM, petani durian, dan para pedagang durian di wilayah sekitar Banyuwangi,” pungkas Hariyanto.
Dengan perpaduan wisata alam, kuliner, olahraga, dan budaya, Festival Durian Songgon menjadi salah satu agenda yang berpotensi mendongkrak kunjungan wisatawan ke Banyuwangi sekaligus memperkuat kesejahteraan masyarakat setempat. (yt)