26.9 C
Jakarta
BerandaInfoBalai Desa Sempat Tegang, Kades Sukojati Nyatakan Siap di Berhentikan

Balai Desa Sempat Tegang, Kades Sukojati Nyatakan Siap di Berhentikan

MediaIstana.com
Banyuwangi – Gejolak dugaan penggerebekan kepala desa Sukojati Untung Suripno yang didapati berada di rumah seorang perempuan berstatus janda INH, pada malam hari, Jumat (3/4/2026), terus memicu reaksi di tengah masyarakat Desa Sukojati, Kecamatan Blimbingsari, Banyuwangi.

Peristiwa yang sebelumnya ramai diperbincangkan warga tersebut berlanjut pada audiensi terbuka di Balai Desa Sukojati, yang digelar sekitar pukul 14.00 WIB. Forum ini menjadi wadah bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi sekaligus tuntutan terkait dugaan peristiwa yang dinilai telah menimbulkan kegaduhan di lingkungan desa.

Berdasarkan informasi yang berkembang di masyarakat, insiden penggerebekan tersebut diduga sempat mengakibatkan luka pada bagian kepala oknum kepala desa.

Dalam audiensi, tampak hadir Kepala Desa Sukojati, Kapolsek Rogojampi, Danramil Rogojampi, perwakilan Kecamatan Blimbingsari, Ketua beserta jajaran BPD, serta enam perwakilan masyarakat yang dipercaya menyampaikan aspirasi warga. Sejumlah tokoh masyarakat dan warga juga turut memadati lokasi.


Jalannya audiensi berlangsung alot dan sempat memanas. Situasi bahkan nyaris tidak kondusif setelah pernyataan yang disampaikan Kepala Desa Sukojati, yang juga merupakan pihak yang disorot dalam dugaan peristiwa tersebut, dinilai belum menjawab tuntutan masyarakat.

Dalam penyampaiannya, Untung menyebut persoalan antara dirinya dan pihak perempuan yang bersangkutan telah selesai secara kekeluargaan.
Keluarga saya dan keluarga Bu INH sudah menyatakan tidak ada permasalahan,” ujarnya.

Namun pernyataan tersebut justru memicu reaksi keras dari warga yang hadir. Suasana forum semakin ricuh karena sebagian masyarakat menolak membubarkan diri sebelum tuntutan mereka dipenuhi. “Apakah kita tidur di sini“, ungkap salah satu warga yang turut hadir


Selain itu warga secara tegas meminta adanya klarifikasi terbuka, permohonan maaf kepada masyarakat, serta pernyataan kesiapan untuk diberhentikan dari jabatannya sebagai kepala desa.

Setelah berlangsung cukup tegang, suasana akhirnya mulai mencair ketika Kepala Desa Sukojati membacakan surat pernyataan yang telah ditandatangani.

Dalam surat tersebut, ia menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat Desa Sukojati atas kegaduhan yang terjadi dan menyatakan kesiapannya apabila diberhentikan dari jabatannya.

Pertama Saya selaku Kepala Desa Sukojati, secara pribadi dari hati yang tulus meminta maaf kepada masyarakat atas kegaduhan yang terjadi. Kedua Saya siap diberhentikan selaku Kepala Desa Sukojati, Kecamatan Blimbingsari, Kabupaten Banyuwangi,” ucapnya.

Pernyataan tersebut disambut penuh perhatian oleh warga yang hadir. Setelah pembacaan surat pernyataan, masyarakat mulai membubarkan diri secara tertib sebagai bentuk penerimaan atas hasil audiensi yang sebelumnya berlangsung panas.

Stay Connected
16,985FansSuka
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan
Must Read
Berita Terkait

MOHON DIBACA SEBELUM MENULIS BERITA

Berikut ini beberapa hal yang perlu dipertimbangkan saat menulis Berita :

- Perhatikan hukum:

Pastikan informasi yang Anda bagikan legal dan tidak mendukung ujaran kebencian, diskriminasi, kekerasan, atau aktivitas berbahaya lainnya.

 

- Hargai privasi:

Jangan bagikan informasi pribadi tentang orang lain tanpa persetujuan mereka. Ini termasuk nama, alamat, nomor telepon, dan detail sensitif lainnya.

 

- Pertimbangkan

dampaknya: Pikirkan tentang bagaimana kata-kata Anda dapat memengaruhi orang lain. Meskipun sesuatu secara teknis legal, itu mungkin menyakitkan atau menyinggung.

 

- Verifikasi informasi:

Sebelum membagikan informasi, terutama berita atau rumor, pastikan itu berasal dari sumber yang dapat dipercaya.

 

- Bertanggung jawab: Bertanggung jawablah atas informasi yang Anda bagikan. Bersiaplah untuk menjelaskan alasan Anda dan bertanggung jawab atas segala konsekuensi yang mungkin terjadi.

Ingat, membangun komunitas daring yang aman dan saling menghormati adalah tanggung jawab semua orang. Mari kita gunakan kebebasan berekspresi kita dengan bijak!