Madiun, media istana.com
– Dalam upaya menciptakan petugas yang andal serta meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun menyelenggarakan Diklat Refreshing Pengatur Perjalanan Kereta Api (PPKA) Setempat Angkatan II Tahun 2026. Kegiatan ini dilaksanakan selama dua hari, Rabu hingga Kamis (15–16 April 2026).
Pada hari pertama, kegiatan berlangsung di Aula Lantai 2 Kantor Daop 7 Madiun, dilanjutkan pada hari kedua dengan praktik lapangan di wesel 73 Stasiun Madiun. Diklat ini dihadiri oleh Tim Safety Inspector Kantor Pusat, QC Operasi Daop 7 Madiun, serta seluruh peserta diklat.
Diklat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi, ketelitian, serta pemahaman para petugas PPKA dalam menjalankan tugas pengaturan perjalanan kereta api sesuai dengan standar keselamatan yang berlaku.
Kegiatan dibuka secara resmi oleh Manager Operasi Daop 7 Madiun, Sukarman. Rangkaian kegiatan diawali dengan pelaksanaan pretest untuk mengukur pemahaman awal peserta. Selanjutnya, Tim Safety Inspector Kantor Pusat menyampaikan materi terkait Program Peningkatan Kinerja Keselamatan Tahun 2026, dilanjutkan dengan pemaparan materi teknis oleh Heru selaku QC Operasi Daop 7 Madiun. Pada hari kedua, kegiatan difokuskan pada praktik lapangan di wesel 73, dan ditutup dengan pelaksanaan post test sebagai evaluasi akhir peserta.
Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menjaga keselamatan operasional kereta api.
“Melalui Diklat Refreshing PPKA ini, KAI Daop 7 Madiun terus memastikan seluruh petugas memiliki kompetensi yang mumpuni, disiplin tinggi, serta mampu menjalankan tugas secara profesional. Hal ini penting guna menjamin perjalanan kereta api yang aman, lancar, dan selamat,” ujarnya.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan seluruh peserta mampu meningkatkan profesionalisme, kedisiplinan, serta kesiapan dalam menjalankan tugas terbaik kepada pelanggan.(Tukiyo)