29.9 C
Jakarta
BerandaBeritaPolisi Bongkar Gubuk Diduga Lokasi Pesta Sabu di Gunung Sugih, Pelaku Masih...

Polisi Bongkar Gubuk Diduga Lokasi Pesta Sabu di Gunung Sugih, Pelaku Masih Diburu

Lampung Tengah l Mediaistana.com — Satuan Reserse Narkoba Polres Lampung Tengah membongkar sebuah gubuk yang diduga kuat digunakan sebagai lokasi pesta narkoba di wilayah Komering Agung, Kecamatan Gunung Sugih, Kabupaten Lampung Tengah, Jumat (24/4/26) sekitar pukul 15.00 WIB.

Penggerebekan tersebut dilakukan setelah Polisi menerima laporan dari masyarakat yang resah dengan aktivitas mencurigakan di lokasi tersebut.

Informasi yang masuk menyebutkan bahwa gubuk itu kerap dijadikan tempat berkumpul sejumlah orang untuk menggunakan narkotika jenis sabu.

Kasat Reserse Narkoba Polres Lampung Tengah, Iptu Tekun Ibadata, S.I.K., M.H mewakili Kapolres, AKBP Charles Pandapotan Tampubolon, S.I.K., S.H., M.H mengatakan pihaknya langsung bergerak cepat dengan melibatkan personel Sat Samapta untuk melakukan penindakan.

“Berdasarkan informasi yang kami terima, lokasi tersebut diduga menjadi tempat pesta narkoba sekaligus lokasi transaksi. Kami langsung melakukan penyelidikan dan penggerebekan,” kata Kasat Narkoba, Sabtu (25/4/26).

Saat petugas tiba di lokasi, lanjutnya, kondisi gubuk sudah dalam keadaan kosong. Namun, situasi di sekitar lokasi menunjukkan adanya aktivitas yang baru saja berlangsung.

Petugas kemudian menemukan sejumlah barang bukti yang diduga digunakan dalam aktivitas penyalahgunaan narkotika.

Barang bukti tersebut antara lain 1 bundel plastik klip bening ukuran besar, 3 bundel plastik klip ukuran sedang, 4 alat hisap sabu alias bong, 4 pipa kaca pirek, 2 buah sekop, 3 sumbu api, serta 3 unit timbangan digital.

Selain itu, Polisi juga mengamankan 1 unit handy talky (HT) yang diduga digunakan sebagai alat komunikasi oleh jaringan pelaku.

“HT ini kami duga digunakan oleh bandar atau jaringan mereka untuk berkomunikasi dengan orang-orang yang ditempatkan di jalur akses menuju lokasi. Fungsinya untuk memantau situasi dan memberikan peringatan jika ada orang asing atau petugas datang,” imbuhnya.

Temuan tersebut mengindikasikan bahwa aktivitas di lokasi itu tidak dilakukan secara sembarangan, melainkan sudah terorganisir dengan sistem pengawasan tertentu.

Dalam proses penggerebekan, petugas sempat melihat tiga orang yang diduga terlibat langsung dalam aktivitas tersebut melarikan diri.

Ketiganya kabur ke arah sungai yang berada tepat di belakang gubuk.

“Pada saat kami datang, ada tiga orang yang melarikan diri dengan cara menyeberangi sungai. Kami langsung melakukan pengejaran, dan hingga saat ini mereka masih dalam proses pencarian,” ungkap Tekun.

Polisi menduga para pelaku sudah lebih dulu mengetahui kedatangan petugas, sehingga berhasil melarikan diri sebelum dilakukan penangkapan.

Sebagai langkah tegas dan untuk mencegah lokasi tersebut kembali digunakan, petugas langsung merobohkan dan memusnahkan gubuk yang dijadikan tempat pesta narkoba tersebut.

“Tindakan ini kami lakukan agar lokasi tersebut tidak lagi dimanfaatkan untuk kegiatan serupa di kemudian hari,” tegasnya.

Kasat Narkoba menyatakan bahwa pihaknya akan terus meningkatkan intensitas penindakan terhadap lokasi-lokasi yang diduga menjadi tempat pesta maupun transaksi narkoba di wilayah Lampung Tengah.

Menurut dia, keberadaan tempat-tempat seperti ini sangat meresahkan masyarakat dan berpotensi merusak generasi muda.

“Kami berkomitmen untuk memberantas peredaran dan penyalahgunaan narkoba di wilayah Lampung Tengah. Kegiatan seperti ini akan terus kami lakukan secara berkelanjutan,” katanya.

Ia juga menekankan pentingnya peran aktif masyarakat dalam membantu aparat penegak hukum untuk mengungkap kasus-kasus narkotika.

“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat agar tidak ragu memberikan informasi kepada pihak kepolisian jika mengetahui adanya aktivitas mencurigakan terkait narkoba di lingkungannya,” imbaunya

Menurutnya, sinergi antara masyarakat dan aparat sangat diperlukan untuk memutus rantai peredaran narkotika, terutama di wilayah-wilayah yang rawan.

Dengan penggerebekan ini, Polres Lampung Tengah berharap dapat memberikan efek jera sekaligus mempersempit ruang gerak jaringan narkoba di wilayah tersebut.

“Pemberantasan narkoba tidak bisa dilakukan sendiri oleh aparat. Dibutuhkan dukungan dari seluruh elemen masyarakat agar upaya ini bisa berjalan maksimal,” pungkasnya.**

(Humas LT_R)

Stay Connected
16,985FansSuka
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan
Must Read
Berita Terkait

MOHON DIBACA SEBELUM MENULIS BERITA

Berikut ini beberapa hal yang perlu dipertimbangkan saat menulis Berita :

- Perhatikan hukum:

Pastikan informasi yang Anda bagikan legal dan tidak mendukung ujaran kebencian, diskriminasi, kekerasan, atau aktivitas berbahaya lainnya.

 

- Hargai privasi:

Jangan bagikan informasi pribadi tentang orang lain tanpa persetujuan mereka. Ini termasuk nama, alamat, nomor telepon, dan detail sensitif lainnya.

 

- Pertimbangkan

dampaknya: Pikirkan tentang bagaimana kata-kata Anda dapat memengaruhi orang lain. Meskipun sesuatu secara teknis legal, itu mungkin menyakitkan atau menyinggung.

 

- Verifikasi informasi:

Sebelum membagikan informasi, terutama berita atau rumor, pastikan itu berasal dari sumber yang dapat dipercaya.

 

- Bertanggung jawab: Bertanggung jawablah atas informasi yang Anda bagikan. Bersiaplah untuk menjelaskan alasan Anda dan bertanggung jawab atas segala konsekuensi yang mungkin terjadi.

Ingat, membangun komunitas daring yang aman dan saling menghormati adalah tanggung jawab semua orang. Mari kita gunakan kebebasan berekspresi kita dengan bijak!