Mediaistana.com || Kabupaten Bogor, Jabar
Aktivitas truk tambang kembali terlihat melintas di jalur Parungpanjang, Kabupaten Bogor, di luar jam operasional yang telah ditentukan. Sekitar pukul 20.00 WIB, sejumlah truk bertonase besar tampak melintas di ruas jalan yang selama ini menjadi sorotan warga. Senin, 11/05/2026.
Kondisi tersebut kembali memicu keresahan masyarakat, terutama terkait keselamatan pengguna jalan yang setiap hari harus berdampingan dengan kendaraan berat. Warga menilai keberadaan truk tambang di luar jadwal operasional berpotensi meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas serta memperparah kerusakan jalan.
Polemik tambang di wilayah Parungpanjang sendiri hingga kini masih menjadi perhatian publik. Muncul dugaan bahwa sebagian pengusaha tambang kembali berani beroperasi setelah adanya pernyataan Bupati Bogor yang mendukung aktivitas tambang berizin untuk kembali dibuka.
Sebelumnya, kebijakan tersebut sempat menuai penolakan dari Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi yang menyoroti persoalan keselamatan warga serta dampak lingkungan akibat aktivitas pertambangan dan lalu lintas kendaraan berat di kawasan tersebut.
Di tengah polemik yang terus berkembang, masyarakat berharap Pemerintah Provinsi Jawa Barat dapat mengambil langkah tegas dan memberikan kepastian terkait kebijakan penutupan maupun pengawasan tambang. Warga menilai aturan yang telah ditetapkan harus ditegakkan secara konsisten agar tidak menimbulkan kebingungan di lapangan.
Selain itu, keselamatan masyarakat dan pengguna jalan di jalur Parungpanjang diharapkan tetap menjadi prioritas utama di tengah aktivitas pertambangan yang kembali berjalan.