33 C
Jakarta
BerandaBeritaSampah Lampung Barat Capai 127 Ton per Hari, Bupati Parosil Jemput Dukungan...

Sampah Lampung Barat Capai 127 Ton per Hari, Bupati Parosil Jemput Dukungan ke Kementerian Lingkungan Hidup

Sampah Lampung Barat Capai 127 Ton per Hari, Bupati Parosil Jemput Dukungan ke Kementerian Lingkungan Hidup

Jakarta -MEDIA ISTANA,Persoalan sampah di Kabupaten Lampung Barat kini menjadi perhatian serius pemerintah daerah.

Dengan timbunan sampah mencapai 127,87 ton per hari dan sebagian besar belum tertangani, Bupati Lampung Barat, Parosil Mabsus turun langsung melakukan kunjungan kerja ke Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) di Jakarta Selatan, Selasa (12/5/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Parosil Mabsus didampingi sejumlah jajaran Pemerintah Kabupaten Lampung Barat untuk menyampaikan berbagai persoalan pengelolaan sampah sekaligus mengajukan bantuan sarana dan prasarana penunjang.

Rombongan Pemkab Lampung Barat diterima langsung oleh Menteri Lingkungan Hidup, Moh. Jumhur Hidayat beserta jajaran kementerian.

Berdasarkan paparan Pemkab Lampung Barat, saat ini produksi sampah di wilayah tersebut mencapai 46.670 ton per tahun atau setara 127,87 ton per hari.

Namun, sampah yang berhasil dikelola baru sekitar 32,47 persen atau 41,52 ton per hari.

Sisanya, sebanyak 67,53 persen atau sekitar 86,35 ton per hari, masih belum tertangani dan sebagian terbuang ke lingkungan.

Kondisi ini membuat Lampung Barat masuk kategori “pembinaan” dalam penilaian kinerja pengelolaan sampah tahun 2026 oleh Kementerian Lingkungan Hidup dengan nilai 32,29 poin.

Dalam audiensi itu, Bupati Parosil Mabsus menegaskan bahwa persoalan sampah tidak bisa lagi dianggap sepele dan membutuhkan dukungan bersama, terutama dari pemerintah pusat.

“Permasalahan sampah saat ini menjadi tantangan serius bagi daerah,” ujar Parosil.

“Lampung Barat terus berupaya melakukan pembenahan, namun kami juga membutuhkan dukungan sarana, prasarana dan pendampingan agar pengelolaan sampah bisa lebih maksimal dan menjangkau seluruh wilayah,” imbuhnya.

Ia juga mengatakan, keterbatasan armada dan fasilitas menjadi kendala utama dalam pelayanan pengangkutan sampah di Lampung Barat.

“Dari 15 kecamatan yang ada, baru lima kecamatan yang terlayani pengangkutan sampah,” kata Parosil.

“Sementara armada yang kami miliki sangat terbatas dan beberapa alat berat di TPA sudah tua serta sering mengalami kerusakan,” tambahnya.

Saat ini, Lampung Barat hanya memiliki sembilan unit dump truck atau armroll pengangkut sampah, delapan kendaraan roda tiga, serta satu Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

Bahkan, dari empat TPS3R yang dibangun, hanya satu yang masih aktif beroperasi.

Dalam kesempatan tersebut, Pemkab Lampung Barat mengusulkan sejumlah bantuan kepada KLH, di antaranya armada dump truck, kendaraan roda tiga pengangkut sampah, pembangunan TPST, rumah kompos, rumah maggot, bulldozer, excavator hingga pendampingan pengembangan bank sampah.

Sementara itu, pihak Kementerian Lingkungan Hidup menyambut baik langkah yang dilakukan Pemkab Lampung Barat.

Kementerian menyatakan akan menindaklanjuti berbagai persoalan dan usulan yang telah disampaikan pemerintah daerah terkait pengelolaan sampah di Kabupaten Lampung Barat.

HAMDAN ❤️

Stay Connected
16,985FansSuka
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan
Must Read
Berita Terkait

MOHON DIBACA SEBELUM MENULIS BERITA

Berikut ini beberapa hal yang perlu dipertimbangkan saat menulis Berita :

- Perhatikan hukum:

Pastikan informasi yang Anda bagikan legal dan tidak mendukung ujaran kebencian, diskriminasi, kekerasan, atau aktivitas berbahaya lainnya.

 

- Hargai privasi:

Jangan bagikan informasi pribadi tentang orang lain tanpa persetujuan mereka. Ini termasuk nama, alamat, nomor telepon, dan detail sensitif lainnya.

 

- Pertimbangkan

dampaknya: Pikirkan tentang bagaimana kata-kata Anda dapat memengaruhi orang lain. Meskipun sesuatu secara teknis legal, itu mungkin menyakitkan atau menyinggung.

 

- Verifikasi informasi:

Sebelum membagikan informasi, terutama berita atau rumor, pastikan itu berasal dari sumber yang dapat dipercaya.

 

- Bertanggung jawab: Bertanggung jawablah atas informasi yang Anda bagikan. Bersiaplah untuk menjelaskan alasan Anda dan bertanggung jawab atas segala konsekuensi yang mungkin terjadi.

Ingat, membangun komunitas daring yang aman dan saling menghormati adalah tanggung jawab semua orang. Mari kita gunakan kebebasan berekspresi kita dengan bijak!