Probolinggo, Mediaistana.com
Rutan Kelas IIB Kraksaan Kanwil Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Timur terus mendorong kemandirian warga binaan melalui program pembinaan kerja. Salah satunya kegiatan barbershop yang digelar Jumat (22/5/2026).
Warga binaan yang terlibat langsung melayani pangkas rambut sesama warga binaan. Sebagai bentuk apresiasi, mereka mendapatkan premi atas jasa dan keterampilan yang diberikan.
Kepala Rutan Kraksaan, Galih Setiyo Nugroho, menegaskan premi bukan sekadar soal nominal.
Ini bentuk penghargaan atas usaha dan keterampilan yang mereka kembangkan. Kami ingin warga binaan punya motivasi untuk terus belajar dan siap mandiri setelah bebas nanti, ujarnya.
Kasubsie Pelayanan Tahanan, M. Yasin, menyebut pembinaan kemandirian seperti barbershop memberi dampak positif pada mental dan kesiapan sosial warga binaan.
Kegiatan ini melatih kedisiplinan, ketelitian, dan etika pelayanan. Harapannya, keterampilan ini bisa jadi bekal usaha atau pekerjaan ketika kembali ke masyarakat, katanya.
Melalui program ini, warga binaan didorong membangun rasa percaya diri dan semangat bekerja secara halal dan mandiri. Rutan Kraksaan berharap program barbershop terus berkembang agar mampu mencetak warga binaan yang terampil, produktif, dan siap berkontribusi positif di tengah masyarakat.