Madiun,media istana.com
– Bupati Madiun Hari Wuryanto didampingi Forkopimda melepas keberangkatan para biksu peserta “Indonesia Walk for Peace” 2026 untuk melanjutkan perjalanan menuju Candi Borobudur dari Pendopo Ronggo Djumeno Caruban, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, Jumat (22/5/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Madiun mengajak masyarakat untuk terus memperkuat toleransi dan harmoni antarumat beragama melalui kegiatan spiritual lintas negara tersebut yang diikuti sebanyak 57 biksu.
“Kehadiran saudara-saudara sekalian menjadi kehormatan bagi Kabupaten Madiun sekaligus membawa pesan mulia tentang perdamaian, toleransi, dan kemanusiaan,” ujar Hari Wuryanto saat menyambut sekaligus melepas rombongan biksu peserta “Indonesia Walk for Peace” 2026 di Pendopo Ronggo Djumeno Caruban.
Menurutnya, perjalanan para biksu bukan sekadar perjalanan fisik, tetapi juga perjalanan spiritual yang mengandung nilai kesederhanaan, disiplin, ketekunan, dan cinta kasih kepada sesama.
Ia menilai kegiatan tersebut dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat, khususnya generasi muda, untuk menjaga persatuan dan toleransi di tengah keberagaman agama, budaya, dan bangsa.
“Untuk mewujudkan masyarakat sejahtera, kedamaian harus dibangun bersama. Meski berbeda agama, keyakinan, dan budaya, kita harus tetap bersatu demi Kabupaten Madiun dan Indonesia yang lebih baik,” katanya.
Perwakilan Bhikkhu Indonesia dalam kegiatan tersebut, Bhante Tejapuñño Mahāthera, mengatakan perjalanan spiritual itu diikuti 57 anggota Sangha yang berasal dari berbagai negara. Sebanyak 50 peserta berasal dari luar negeri dan tujuh lainnya dari Indonesia.
“Kami datang dari Indonesia, Thailand, Laos, dan Malaysia. Perjalanan dimulai dari Bali dan nantinya berakhir di kawasan Borobudur. Kegiatan ini membawa pesan kemanusiaan dan perdamaian,” ujarnya.
Ia menjelaskan perjalanan dimulai dari Bali sejak 7 Mei 2026, kemudian rombongan menyeberang ke Banyuwangi dan melanjutkan perjalanan melintasi sedikitnya 10 kabupaten dan kota di Provinsi Jawa Timur.
Perjalanan sejauh lebih dari 600 kilometer tersebut dijadwalkan berakhir di Candi Borobudur pada 28 Mei 2026 untuk mengikuti puncak perayaan Hari Raya Waisak yang akan digelar pada 30 Mei 2026.
Rombongan biksu sempat singgah di Kabupaten Madiun pada Kamis (21/5/2026) sebelum kembali melanjutkan perjalanan menuju Magelang, Jawa Tengah.
Pelepasan rombongan dilakukan langsung oleh Bupati Madiun bersama Wakil Bupati Madiun Purnomo Hadi, Sekda Kabupaten Madiun Sigit Budiarto, Forkopimda, serta perwakilan FKUB Kabupaten Madiun.(Tukiyo)