Probolinggo, Mediaistana.com
PC LKNU Kraksaan bersama Baznas Kabupaten Probolinggo memberikan pendampingan dan bantuan kepada Sofiatun, pasien berusia 15 tahun asal Dusun Gunung Kenik, Desa Betek Taman, Kecamatan Gading, yang menjalani kemoterapi di RSSA Malang.
Sebelumnya, Sofiatun sempat dirawat di RSUD Waluyo Jati Probolinggo dan dirujuk ke RSSA Malang untuk perawatan lanjutan. Keluarga awalnya keberatan karena keterbatasan ekonomi dan khawatir dengan biaya hidup selama mendampingi pasien di luar daerah.
Ketua PC LKNU Kraksaan Sugianto mengatakan pihaknya langsung berkoordinasi dengan Baznas untuk mencari solusi agar keluarga tetap bisa mendampingi pasien tanpa terbebani biaya.
Awalnya keluarga menolak rujukan karena memikirkan biaya selama di Malang. Akhirnya kami koordinasi dengan Baznas agar keluarga punya pegangan biaya hidup sementara, katanya.
Baznas Kabupaten Probolinggo merespons cepat meski saat itu hari libur. Bantuan sementara Rp500 ribu diserahkan kepada keluarga. LKNU Kraksaan juga memberikan bantuan Rp1 juta untuk kebutuhan selama pengobatan di RSSA Malang.
Alhamdulillah, keluarga sudah memiliki pegangan sekitar Rp1,5 juta untuk kebutuhan ibu dan kakaknya yang mendampingi pasien, jelasnya.
Selain bantuan materi, LKNU Kraksaan juga memberikan pendampingan moral dan spiritual. Keluarga diyakinkan agar tetap kuat dan melanjutkan pengobatan maksimal demi kesembuhan pasien.
Kami jelaskan dari sisi medis, kemanusiaan, dan keagamaan. Sebagai manusia wajib berusaha maksimal, hasilnya tetap menjadi kehendak Allah, tegasnya.
LKNU Kraksaan juga mengawal seluruh proses rujukan, mulai dari administrasi hingga keberangkatan pasien menggunakan ambulans. Setelah diberi pemahaman, keluarga akhirnya menerima keputusan rujukan sesuai arahan rumah sakit.
Sugianto menambahkan, kolaborasi LKNU dan Baznas akan terus dilakukan untuk membantu masyarakat kurang mampu yang membutuhkan layanan kesehatan lanjutan. Kami berharap kolaborasi ini terus memberi manfaat bagi masyarakat, pungkasnya.