30.1 C
Jakarta
BerandaBeritaCetak Wirausaha Baru, Disnaker Probolinggo Latih 16 Warga Keterampilan Batik Tulis 20...

Cetak Wirausaha Baru, Disnaker Probolinggo Latih 16 Warga Keterampilan Batik Tulis 20 Hari

Probolinggo, Mediaistana.com
Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Probolinggo mencetak tenaga kerja terampil lewat pelatihan kompetensi kejuruan batik tulis. Pelatihan 20 hari kerja itu digelar di LPK Ronggo Mukti, Kelurahan Sidomukti, Kecamatan Kraksaan, dan diikuti 16 peserta dari berbagai kecamatan.

Program ini dibiayai Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) 2026. Tujuannya meningkatkan kompetensi masyarakat sekaligus menekan angka pengangguran terbuka di Kabupaten Probolinggo.

Pelatihan ditinjau langsung Ketua Dekranasda Kabupaten Probolinggo Ning Marisa Juwitasari Moh. Haris, SE., MM. Turut hadir Wakil Ketua II Dekranasda Rita Erik Ugas Irwanto, Sekretaris Dekranasda Galuh Hudan Syarifuddin, dan Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Probolinggo Nurhadi Wijayanto, Selasa (2/6/2026).

Kehadiran rombongan disambut Kepala Disnaker Saniwar, Ketua DWP Disnaker Ismawati Saniwar, Ketua TP PKK Kraksaan Wiwin Puja Kurniawan, Lurah Sidomukti Supardi, serta Owner Batik Tulis Ronggo Mukti Mahrus Ali dan Eva Sari.

Dalam kesempatan itu, Ning Marisa bersama Kepala Disnaker Saniwar dan Kepala BPJS Ketenagakerjaan Nurhadi Wijayanto menyerahkan simbolis peralatan pelatihan dan kartu BPJS Ketenagakerjaan. Ini bentuk dukungan dan perlindungan bagi peserta selama pelatihan.

Kepala Disnaker Saniwar menyebut pelatihan ini upaya Pemkab menekan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) yang saat ini 2,92%. Alhamdulillah perkembangan peserta sangat baik. Semangat mereka luar biasa. Sebagian besar lulusan sekolah yang belum bekerja, jadi ini bekal penting, ungkapnya.

Saniwar menambahkan ke depan pelatihan akan pakai sistem jemput bola. Sistem ini biar lebih dekat dengan masyarakat dan menjangkau wilayah yang minat batiknya tinggi.

Harapan kami peserta terserap kerja, baik di perusahaan batik maupun buka usaha mandiri. Pelatihan ini tidak hanya tingkatkan kompetensi, tapi juga dorong lahirnya wirausaha baru, jelasnya.

Ning Marisa mengapresiasi semangat peserta yang sudah belajar hampir 2 pekan. Ia menegaskan membatik bukan sekadar menggambar, tapi karya seni bernilai tinggi, sarat filosofi dan warisan budaya.

Batik dikerjakan manual. Butuh kesabaran, ketelitian, keuletan. Selembar kain punya cerita dan nilai seni tinggi. Saya harap ilmu ini dikembangkan jadi bekal usaha. Banggalah pakai dan lestarikan batik sebagai warisan bangsa, pungkasnya.

Stay Connected
16,985FansSuka
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan
Must Read
Berita Terkait

MOHON DIBACA SEBELUM MENULIS BERITA

Berikut ini beberapa hal yang perlu dipertimbangkan saat menulis Berita :

- Perhatikan hukum:

Pastikan informasi yang Anda bagikan legal dan tidak mendukung ujaran kebencian, diskriminasi, kekerasan, atau aktivitas berbahaya lainnya.

 

- Hargai privasi:

Jangan bagikan informasi pribadi tentang orang lain tanpa persetujuan mereka. Ini termasuk nama, alamat, nomor telepon, dan detail sensitif lainnya.

 

- Pertimbangkan

dampaknya: Pikirkan tentang bagaimana kata-kata Anda dapat memengaruhi orang lain. Meskipun sesuatu secara teknis legal, itu mungkin menyakitkan atau menyinggung.

 

- Verifikasi informasi:

Sebelum membagikan informasi, terutama berita atau rumor, pastikan itu berasal dari sumber yang dapat dipercaya.

 

- Bertanggung jawab: Bertanggung jawablah atas informasi yang Anda bagikan. Bersiaplah untuk menjelaskan alasan Anda dan bertanggung jawab atas segala konsekuensi yang mungkin terjadi.

Ingat, membangun komunitas daring yang aman dan saling menghormati adalah tanggung jawab semua orang. Mari kita gunakan kebebasan berekspresi kita dengan bijak!