Mediaistana.com || Kabupaten Bogor, Jabar
Ratusan mahasiswa dan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa dan Masyarakat Sukajaya Melawan menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Bupati Bogor. Rabu, 17/06/2026.
Massa mendesak Pemerintah Kabupaten Bogor segera turun tangan menyelesaikan konflik lahan di Desa Sukajaya, Kecamatan Tamansari, yang disebut telah berlangsung selama puluhan tahun dan berdampak pada kehidupan masyarakat.
Dalam aksi tersebut, para demonstran membentangkan berbagai spanduk dan poster berisi tuntutan agar pemerintah memberikan kepastian hukum serta memfasilitasi penyelesaian sengketa lahan yang melibatkan warga dengan PT PMC. Massa menilai konflik agraria yang berkepanjangan telah menimbulkan ketidakpastian bagi warga yang selama ini menggantungkan hidup dari lahan garapan mereka.
Aksi berlangsung dengan penyampaian orasi secara bergantian. Perwakilan massa meminta Bupati Bogor segera mengambil langkah nyata untuk menyelesaikan persoalan tersebut melalui dialog yang melibatkan seluruh pihak terkait.
Selain menuntut penyelesaian konflik lahan, massa juga menyuarakan penolakan terhadap perpanjangan hak atas lahan yang disengketakan, penghentian dugaan intimidasi terhadap warga, serta mendorong pelaksanaan reforma agraria agar masyarakat memperoleh kepastian atas lahan yang selama ini mereka kelola.
Aksi unjuk rasa mendapat pengawalan dari aparat kepolisian dan Satpol PP. Sempat terjadi ketegangan ketika sejumlah peserta aksi berupaya mendekati area kantor bupati, namun situasi tetap dapat dikendalikan hingga penyampaian aspirasi selesai.
Hingga aksi berakhir, massa berharap Pemerintah Kabupaten Bogor segera membuka ruang dialog dan mengambil langkah konkret agar konflik agraria di Desa Sukajaya yang telah berlangsung bertahun-tahun dapat diselesaikan secara adil dan memberikan kepastian hukum bagi seluruh pihak.