BerandaBeritaTuna Rungu SLB Kraksaan Mandiri Lewat Jahit Totebag

Tuna Rungu SLB Kraksaan Mandiri Lewat Jahit Totebag

Probolinggo, Mediaistana.com
SLB Negeri Kraksaan memperkuat kemandirian alumni melalui KUBE Jari Jelita. Kelompok usaha bersama ini fokus pada pelatihan menjahit hasil kerja sama dengan CSR PT POMI-Paiton Energy sejak Januari 2026.

Pesertanya siswa dan alumni penyandang disabilitas, khususnya tuna rungu. Narasumber profesional dari Surabaya mengajar mulai teknik dasar hingga produk siap jual.

Tahap awal peserta belajar membuat pola, mengukur, dan menyusun desain. Produk unggulannya adalah totebag ramah lingkungan.

Uniknya, gambar di totebag merupakan lukisan karya siswa berkebutuhan khusus SLB Negeri Kraksaan. Lukisan dicetak dengan teknik khusus lalu dijahit menjadi produk unik bernilai jual.

Selain totebag, peserta juga membuat tas belanja lipat, tas dompet, tas laptop, hingga suvenir sesuai permintaan pasar.

Kepala SLB Negeri Kraksaan Wulandoko menyebut KUBE Jari Jelita memberi ruang bagi disabilitas untuk berwirausaha.

Anak-anak kami latih secara profesional bersama Paiton Energy. Alhamdulillah mereka sangat antusias. Tujuannya agar mampu hidup mandiri setelah lulus, katanya.

Ia menegaskan pelatihan bukan hanya menjahit, tapi juga membangun jiwa usaha. Kami ingin mereka siap terima pesanan dan kerja sama pemasaran. Keterampilan ini jadi bekal penghasilan, jelasnya.

KUBE Jari Jelita terbuka bagi siswa, alumni SLB Kraksaan, dan alumni SLB lain yang ingin menekuni menjahit dan wirausaha.

Pendidikan disabilitas tidak hanya akademik. Kami bekali life skill agar mereka produktif, kreatif, dan punya masa depan lebih baik, pungkasnya.

Stay Connected
16,985FansSuka
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan
Must Read
Berita Terkait

MOHON DIBACA SEBELUM MENULIS BERITA

Berikut ini beberapa hal yang perlu dipertimbangkan saat menulis Berita :

- Perhatikan hukum:

Pastikan informasi yang Anda bagikan legal dan tidak mendukung ujaran kebencian, diskriminasi, kekerasan, atau aktivitas berbahaya lainnya.

 

- Hargai privasi:

Jangan bagikan informasi pribadi tentang orang lain tanpa persetujuan mereka. Ini termasuk nama, alamat, nomor telepon, dan detail sensitif lainnya.

 

- Pertimbangkan

dampaknya: Pikirkan tentang bagaimana kata-kata Anda dapat memengaruhi orang lain. Meskipun sesuatu secara teknis legal, itu mungkin menyakitkan atau menyinggung.

 

- Verifikasi informasi:

Sebelum membagikan informasi, terutama berita atau rumor, pastikan itu berasal dari sumber yang dapat dipercaya.

 

- Bertanggung jawab: Bertanggung jawablah atas informasi yang Anda bagikan. Bersiaplah untuk menjelaskan alasan Anda dan bertanggung jawab atas segala konsekuensi yang mungkin terjadi.

Ingat, membangun komunitas daring yang aman dan saling menghormati adalah tanggung jawab semua orang. Mari kita gunakan kebebasan berekspresi kita dengan bijak!