BerandaKESEHATANIDI Probolinggo: Lindungi Tenaga Medis, Itu Jaminan Keselamatan Pasien

IDI Probolinggo: Lindungi Tenaga Medis, Itu Jaminan Keselamatan Pasien

Probolinggo, Mediaistana.com
Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Kabupaten Probolinggo menegaskan perlindungan terhadap tenaga medis adalah kunci untuk menjamin keselamatan pasien dan mutu pelayanan kesehatan.

Hal itu disampaikan Ketua IDI Cabang Kabupaten Probolinggo dr. Syahrudi menyikapi kasus meninggalnya dr. Eliza Princila Utami Pakaenoni, dokter muda asal NTT yang menjadi perhatian publik pada Juni 2026.

IDI Cabang Kabupaten Probolinggo menyampaikan duka cita yang mendalam atas kepergian sejawat kami, dr. Eliza Princila Utami Pakaenoni (dr. Icha). Semoga almarhumah mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa. Untuk keluarga yang ditinggalkan, semoga diberikan kekuatan dan ketabahan, ujarnya, Minggu (5/7/2026).

Menurutnya, tenaga kesehatan adalah garda terdepan pelayanan kesehatan masyarakat. Keselamatan fisik dan psikologis tenaga medis selama bertugas dijamin oleh hukum dan konstitusi.

Setiap tenaga medis berhak menjalankan tugas dalam situasi yang aman, bebas dari ancaman, intimidasi, kekerasan fisik maupun verbal. Pemerintah dan fasilitas pelayanan kesehatan wajib memberikan perlindungan hukum agar independensi profesi dan keselamatan tenaga medis tidak terganggu, jelasnya.

Syahrudi menekankan, melindungi dokter bukan berarti memberi keistimewaan. Tujuannya agar setiap pasien mendapat pelayanan yang aman, profesional, dan bermutu.

Ia juga mendorong implementasi penuh Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan, termasuk kebijakan `Zero Tolerance Against Violence`. Kebijakan itu menolak segala bentuk intimidasi, ancaman, kekerasan, perundungan, dan pelecehan terhadap tenaga medis di seluruh fasilitas kesehatan.

Kami mengajak seluruh pemangku kepentingan memperkuat perlindungan hukum bagi tenaga medis agar tidak ada lagi tenaga kesehatan yang bekerja dalam rasa takut saat mengabdi kepada masyarakat, tegasnya.

Di akhir, Syahrudi mengajak masyarakat membangun budaya saling menghormati antara pasien, keluarga, dan tenaga kesehatan.
Hubungan yang saling menghargai adalah fondasi pelayanan kesehatan yang aman dan bermutu, pungkasnya.

Stay Connected
16,985FansSuka
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan
Must Read
Berita Terkait

MOHON DIBACA SEBELUM MENULIS BERITA

Berikut ini beberapa hal yang perlu dipertimbangkan saat menulis Berita :

- Perhatikan hukum:

Pastikan informasi yang Anda bagikan legal dan tidak mendukung ujaran kebencian, diskriminasi, kekerasan, atau aktivitas berbahaya lainnya.

 

- Hargai privasi:

Jangan bagikan informasi pribadi tentang orang lain tanpa persetujuan mereka. Ini termasuk nama, alamat, nomor telepon, dan detail sensitif lainnya.

 

- Pertimbangkan

dampaknya: Pikirkan tentang bagaimana kata-kata Anda dapat memengaruhi orang lain. Meskipun sesuatu secara teknis legal, itu mungkin menyakitkan atau menyinggung.

 

- Verifikasi informasi:

Sebelum membagikan informasi, terutama berita atau rumor, pastikan itu berasal dari sumber yang dapat dipercaya.

 

- Bertanggung jawab: Bertanggung jawablah atas informasi yang Anda bagikan. Bersiaplah untuk menjelaskan alasan Anda dan bertanggung jawab atas segala konsekuensi yang mungkin terjadi.

Ingat, membangun komunitas daring yang aman dan saling menghormati adalah tanggung jawab semua orang. Mari kita gunakan kebebasan berekspresi kita dengan bijak!