Budidaya Tebon Jagung Berhasil dilaksanakan oleh BUMDES desa Manyeti kec.Dawuan

.Kegiatan bertanam tebon jagung (batang dan daun jagung) yang dikaitkan dengan Badan Usaha Milik Desa (BUMDES) umumnya bertujuan untuk mendukung program ketahanan pangan serta menyediakan pasokan hijauan pakan ternak seperti sapi.

 

Salah satu bukti keberhasilan budidaya Tebon Jagung ialah BUMDES desa Manyeti kecamatan Dawuan kabupaten Subang,Direktur Bumdes Bapak Ikin Hendrawan yang telah berhasil mendongkrak program budidaya Tebon Jagung di wilayah desa Manyeti.

 

Dalam keterangan kepada awak media Direktur Bumdes desa Manyeti Ikin Hendrawan mengatakan”kita mulai dari tahun 2024 bulan Januari langsung bekerjasama dengan perusahaan GDA (Global Dairi Alami) untuk budidaya Tebon jagung yang bisa dipanen setelah 90 hari atau lebih dan itu sangat menguntungkan bagi para petani”ungkapnya.

 

Saya mulai dari awal dengan 170 bata lahannya,bisa berkembang menjadi 1 hektar 200 bata lahannya,Alhamdulillah para petani sekarang sudah antusias untuk budidaya tebon jagung dan bisa mengikuti semua arahan arahan dari BUMDES desa Manyeti”ujar Ikin Hendrawan.

 

Untuk budidaya Tebon Jagung cukup simple disini tidak ada penyemprotan hama,pengolahan tanah tidak ada,dan memerlukan waktu perawatan itu hanya dua minggu setelah tanam lalu kita tinggal santai menunggu panen”ujarnya.

 

Yang MT satu itu bisa menghasilkan 54 ton per hektar,MT dua turun menjadi 52 ton 80 kilo per hektar,sedangkan MT tiga karena sekarang lagi musim kemarau pengaruh cuaca dan modal juga bertambah hasilnya 47 ton 7kwintal 20 kilo per hektar,itu karena faktor cuaca panas musim kemarau saat ini”imbuhnya

 

Saya berharap kepada pemerintahan Subang atau dari instansi terkait untuk membantu kami disaat seperti sekarang musim kemarau,saya berharap adanya bantuan berupa Pantek,pompa air,dan lainya untuk menunjang para petani tebon jagung,di desa Manyeti para petani tebon jagung sudah hampir 30% masyarakat yang melaksanakannya”ujarnya.

 

Para petani tebon jagung berharap ada perhatian untuk masalah pengairannya agar bisa dibantu oleh instansi terkait,supaya bisa mendongkrak para petani tebon jagung menjadi sejahtera dan mensukseskan program ketahanan pangan dari pemerintah pusat”pungkasnya.

Stay Connected
16,985FansSuka
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan
Must Read
Berita Terkait

MOHON DIBACA SEBELUM MENULIS BERITA

Berikut ini beberapa hal yang perlu dipertimbangkan saat menulis Berita :

- Perhatikan hukum:

Pastikan informasi yang Anda bagikan legal dan tidak mendukung ujaran kebencian, diskriminasi, kekerasan, atau aktivitas berbahaya lainnya.

 

- Hargai privasi:

Jangan bagikan informasi pribadi tentang orang lain tanpa persetujuan mereka. Ini termasuk nama, alamat, nomor telepon, dan detail sensitif lainnya.

 

- Pertimbangkan

dampaknya: Pikirkan tentang bagaimana kata-kata Anda dapat memengaruhi orang lain. Meskipun sesuatu secara teknis legal, itu mungkin menyakitkan atau menyinggung.

 

- Verifikasi informasi:

Sebelum membagikan informasi, terutama berita atau rumor, pastikan itu berasal dari sumber yang dapat dipercaya.

 

- Bertanggung jawab: Bertanggung jawablah atas informasi yang Anda bagikan. Bersiaplah untuk menjelaskan alasan Anda dan bertanggung jawab atas segala konsekuensi yang mungkin terjadi.

Ingat, membangun komunitas daring yang aman dan saling menghormati adalah tanggung jawab semua orang. Mari kita gunakan kebebasan berekspresi kita dengan bijak!