MEDIA ISTANA COM′
pada Jumat, 28 Agustus 2026,
JW Marriott Hotel Jakarta.Pelantikan tersebut menjadi awal bagi kepengurusan DPD PERADI Profesional DKI Jakarta dalam menjalankan amanah organisasi dengan semangat “Bermutu, Beretika, Berkarakter”.
Kegiatan diawali dengan penyambutan tamu undangan oleh Tari Nusantara, Doa Bersama, dan laporan Ketua Panitia (drs. Djoko Sarwoko, S.H., M.H.) yang menyampaikan pelaksanaan kegiatan pelantikan pengurus DPD PERADI Profesional DKI Jakarta.
Kegiatan turut dihadiri oleh jajaran pengurus dan anggota PERADI Profesional serta sejumlah perwakilan dari Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta, Polda Metro Jaya, Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas), mitra strategis, dan berbagai unsur lainnya.
Ketua DPD PERADI Profesional DKI Jakarta, Taufik Akbar Kadir, S.H., M.H., dalam sambutannya menyampaikan tiga fokus utama yang akan dijalankan oleh kepengurusan periode 2026–2031.
Pertama, penguatan keanggotaan melalui proses pembinaan untuk membentuk advokat yang memiliki integritas, intelektualitas, dan profesionalisme. Menurutnya, kekuatan organisasi terletak pada kualitas anggotanya.
Kedua, peningkatan kapasitas dan kompetensi advokat melalui berbagai program pendidikan dan pelatihan, dimana sejak sebelum dilantik DPD PERADI Profesional DKI Jakarta juga telah mencanangkan Bimbingan Teknis (Bimtek) berkolaborasi dengan Mahkamah Konstitusi terkait Hukum Acara Konstitusi Khusus.
Ketiga, pengabdian kepada masyarakat sebagai bagian dari pelaksanaan nilai officium nobile. Pengabdian tersebut tidak hanya dilakukan melalui pendampingan dalam perkara, tetapi juga melalui kegiatan edukasi dan sosialisasi hukum kepada masyarakat.
Taufik berharap seluruh pengurus dapat bersama-sama membangun DPD PERADI Profesional DKI Jakarta sebagai organisasi yang solid, bermartabat, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat serta penegakan hukum di Indonesia.
Sejalan dengan hal tersebut, Ketua Umum DPN PERADI Profesional, Prof. Dr. Harris Arthur Hedar, S.H., M.H., menyampaikan bahwa pelantikan pengurus DPD PERADI Profesional DKI Jakarta bukan sekadar seremoni, melainkan awal perjalanan dalam membangun organisasi advokat yang bermutu, beretika, dan berkarakter.
Sebagai DPD pertama yang melaksanakan pelantikan, DPD PERADI Profesional DKI Jakarta diharapkan dapat menjadi contoh dan menetapkan standar bagi kepengurusan di daerah lain. DPD DKI Jakarta juga diharapkan mampu membangun organisasi yang tertib, bermartabat, serta memberikan pelayanan dan kontribusi nyata dalam penegakan hukum.
Menurut Prof. Harris, organisasi advokat tidak hanya membutuhkan advokat yang memahami hukum, tetapi juga memiliki kompetensi, keberanian, integritas, serta menjunjung tinggi etika dan kehormatan profesi.
Ia pun memberikan tantangan kepada kepengurusan DPD PERADI Profesional DKI Jakarta untuk tidak hanya berpuas diri sebagai DPD pertama yang dilantik, tetapi juga menjadi yang terbaik.
“Jangan hanya puas menjadi DPD pertama, tetapi jadilah DPD terbaik,” ujarnya.
Aristono