Probolinggo, Mediaistana.com
Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Kraksaan terus memperkuat pembinaan kepribadian bagi warga binaan melalui kegiatan keagamaan. Salah satunya diwujudkan dengan menggelar pengajian khusus bagi warga binaan perempuan, Senin (31/8/2026).
Kegiatan tersebut menghadirkan pengajar dari Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Probolinggo sebagai pemateri. Pengajian berlangsung khidmat dan diikuti warga binaan perempuan dengan penuh perhatian.
Pembinaan spiritual menjadi salah satu bagian yang tidak terpisahkan dari proses pembinaan warga binaan selama menjalani masa pidana. Melalui kegiatan keagamaan, mereka diberikan ruang untuk meningkatkan pemahaman agama sekaligus melakukan refleksi terhadap perjalanan hidupnya.

Kasubsi Pelayanan Tahanan Rutan Kraksaan M. Yasin Zaini mengatakan kegiatan keagamaan memiliki peran penting dalam mendukung proses pembinaan kepribadian warga binaan. Pengajian tidak hanya menjadi kegiatan rutin, tetapi juga dapat menjadi sarana bagi warga binaan untuk memperoleh penguatan batin selama menjalani masa pembinaan.
Pengajian ini diharapkan dapat memberikan penguatan spiritual sekaligus menjadi ruang bagi warga binaan untuk melakukan refleksi diri, memperdalam pemahaman agama dan membangun semangat untuk terus memperbaiki diri selama menjalani proses pembinaan, ujarnya.
Kehadiran pengajar dari Kementerian Agama memberikan kesempatan kepada warga binaan perempuan untuk mendapatkan siraman rohani dan pemahaman keagamaan secara langsung.
Suasana pengajian berlangsung dengan penuh perhatian. Para peserta mengikuti materi yang diberikan sebagai bagian dari upaya membangun kesadaran diri dan memperkuat nilai-nilai positif dalam kehidupan.
Bagi Rutan Kelas IIB Kraksaan, pembinaan warga binaan tidak hanya diarahkan pada aspek kedisiplinan selama berada di dalam rutan. Pembinaan kepribadian juga menjadi bagian penting untuk mempersiapkan mereka ketika nantinya kembali ke lingkungan keluarga dan masyarakat.
Penguatan spiritual diharapkan dapat membantu warga binaan membangun pola pikir yang lebih positif serta menumbuhkan motivasi untuk memperbaiki diri, tegasnya.
Melalui kegiatan keagamaan yang dilakukan secara berkelanjutan, Rutan Kraksaan berupaya menghadirkan pembinaan yang tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga menyentuh aspek mental dan kepribadian warga binaan.