Probolinggo, Mediaistana.com
Suasana haru menyelimuti Aula Pemasyarakatan Rutan Kelas IIB Kraksaan. Rutan Kraksaan melepas M. Yasin Zaini yang memasuki masa purna tugas setelah mengabdi sebagai bagian dari keluarga besar Rutan, Selasa (1/9/2026).
Prosesi pengantar purna tugas berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan. Hadir Kepala Rutan Kelas IIB Kraksaan Galih Setiyo Nugroho bersama jajaran pejabat struktural, seluruh pegawai, perwakilan TNI-Polri, ibu-ibu Dharma Wanita Persatuan, serta M. Yasin Zaini dan istri.

Momen ini menjadi bentuk penghargaan atas dedikasi dan loyalitas M. Yasin selama bertahun-tahun mengabdikan diri di Rutan Kraksaan. Kebersamaan yang terjalin menjadi kenangan berharga bagi seluruh keluarga besar Rutan.
Dalam sambutannya, Karutan Galih Setiyo Nugroho menyampaikan apresiasi mendalam. Ia menyebut purna tugas bukan akhir pengabdian, melainkan awal perjalanan baru.
Terima kasih atas dedikasi, loyalitas, dan kebersamaan yang telah diberikan selama ini. Semoga setelah purna tugas, Bapak Yasin senantiasa diberikan kesehatan, kebahagiaan dan keberkahan bersama keluarga, ujarnya.
Suasana semakin emosional saat perwakilan pegawai, M. Aziz Yulianto, menyampaikan kesan dan pesan. Ia menuturkan M. Yasin bukan hanya rekan kerja, tetapi sudah seperti keluarga.

Bapak Yasin bukan hanya rekan kerja, tetapi juga bagian dari keluarga besar Rutan Kraksaan. Banyak pengalaman dan nasihat yang menjadi kenangan bagi kami, katanya.
Aziz berharap hubungan silaturahmi tetap terjaga meski M. Yasin tidak lagi menjalani rutinitas kedinasan. Pengalaman selama bertugas, menurutnya, bisa menjadi pembelajaran bagi pegawai lain.
Dengan suara bergetar, M. Yasin Zaini menyampaikan rasa syukur dan terima kasih. Ia juga memohon maaf jika selama bertugas masih ada kekurangan.
Saya mengucapkan terima kasih atas kebersamaan dan dukungan yang telah kita lalui bersama. Tentu banyak kenangan yang tidak akan terlupakan. Mohon maaf apabila ada kesalahan selama saya bertugas, ucapnya.
Acara dilanjutkan dengan penyerahan cenderamata kepada M. Yasin Zaini sebagai simbol penghargaan atas pengabdiannya. Penyerahan dilakukan langsung oleh Kepala Rutan disaksikan seluruh pegawai.

Prosesi ditutup dengan sesi foto bersama. Tawa dan air mata bercampur menjadi penanda berakhirnya masa dinas M. Yasin sekaligus awal perjalanan baru di luar Rutan.
Bagi keluarga besar Rutan Kraksaan, purna tugas ini bukan sekadar perpisahan. Ini adalah penghormatan atas pengabdian dan pengingat bahwa tali silaturahmi akan tetap terjaga selamanya.