4 Jurnalis Perempuan Memburu Predator, “Memburu Pemangsa” Siap Bikin Bioskop Tegang!

JAKARTA, Mediaistana.com — Bukan sekadar mengejar pelaku kejahatan,Empat jurnalis perempuan justru harus mempertaruhkan nyawa ketika investigasi mereka membawa pada sebuah kasus mengerikan yang melibatkan hilangnya anak-anak,Kisah tersebut menjadi daya tarik utama film “Memburu Pemangsa”, yang menggelar press conference dan press screening di , Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (21/9/2026).

Film produksi Sinemaku Pictures ini disutradarai Umay Shahab dan memadukan genre horor, kriminal, serta aksi, Film dijadwalkan mulai tayang di bioskop Indonesia pada 24 September 2026.

Yang membuat film ini berbeda, pusat cerita bukan hanya sosok korban maupun polisi, melainkan empat jurnalis perempuan yang memilih masuk lebih jauh ke dalam kasus tersebut,Mereka adalah Laura Basuki sebagai Agnes, Prilly Latuconsina sebagai Cia, Taskya Namya sebagai Brina, dan Yasamin Jasem sebagai Anya, Keempatnya menjalankan investigasi bersama Petra, seorang polisi yang diperankan Andri Mashadi.

Cerita bermula dari tujuh anak yang menghilang dari sebuah kawasan, Empat di antaranya kemudian ditemukan dalam kondisi mengenaskan, sementara tiga lainnya masih belum ditemukan.

Agnes, pemimpin redaksi Daily Wave News, terseret ke dalam kasus tersebut setelah menyaksikan penculikan seorang anak secara langsung, Peristiwa itu kemudian menyeret dirinya dan tiga jurnalis lainnya ke sebuah investigasi yang semakin gelap,
Namun pencarian fakta berubah menjadi perjuangan hidup dan mati.

Mereka harus memilih antara mundur demi keselamatan atau terus memburu pelaku demi menyelamatkan anak-anak yang menjadi korban,Tidak berhenti pada kriminalitas, film ini juga memasukkan unsur supernatural, Perpaduan investigasi jurnalistik, aksi dan horor membuat perjalanan empat jurnalis tersebut tidak hanya berhadapan dengan manusia, tetapi juga sesuatu yang berada di luar logika.

Umay Shahab sebelumnya menegaskan bahwa isu kekerasan terhadap anak menjadi salah satu perhatian penting dalam film tersebut, Sementara Taskya Namya menilai keberadaan empat karakter jurnalis perempuan dalam cerita menjadi bagian penting dari upaya memperjuangkan keselamatan anak.

Dari sisi pemain, tantangan juga tidak berhenti pada pendalaman karakter, Yasamin Jasem mengungkapkan para pemain menjalani workshop action selama sekitar tiga bulan untuk mempersiapkan adegan-adegan fisik yang cukup berat.

Kehadiran empat pemeran perempuan sebagai tokoh utama sekaligus penggerak investigasi memberikan warna tersendiri,Jurnalis dalam film ini bukan sekadar karakter pendukung, tetapi menjadi orang-orang yang berada di garis depan untuk mengungkap sebuah kejahatan.

Respons awal penonton juga mulai terlihat melalui agenda nonton duluan di tujuh kota, yakni Jakarta, Depok, Bogor, Bekasi, Yogyakarta, Medan, dan Makassar, Laporan terbaru menyebut tiket untuk sejumlah agenda tersebut hampir seluruhnya terjual habis.

Dengan membawa isu perlindungan anak ke dalam kemasan horor-crime-action, “Memburu Pemangsa” tidak hanya mengandalkan kejutan dan ketegangan,Film ini menempatkan penonton di tengah sebuah perburuan ketika waktu terus berjalan dan keselamatan para korban dipertaruhkan.

Kini pertanyaannya tinggal satu: ketika seorang jurnalis menemukan kejahatan yang bahkan membuat dirinya menjadi target, apakah ia akan berhenti atau terus memburu pemangsa?
Jawabannya dapat disaksikan di bioskop mulai 24 September 2026.

Stay Connected
16,985FansSuka
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan
Must Read
Berita Terkait

MOHON DIBACA SEBELUM MENULIS BERITA

Berikut ini beberapa hal yang perlu dipertimbangkan saat menulis Berita :

- Perhatikan hukum:

Pastikan informasi yang Anda bagikan legal dan tidak mendukung ujaran kebencian, diskriminasi, kekerasan, atau aktivitas berbahaya lainnya.

 

- Hargai privasi:

Jangan bagikan informasi pribadi tentang orang lain tanpa persetujuan mereka. Ini termasuk nama, alamat, nomor telepon, dan detail sensitif lainnya.

 

- Pertimbangkan

dampaknya: Pikirkan tentang bagaimana kata-kata Anda dapat memengaruhi orang lain. Meskipun sesuatu secara teknis legal, itu mungkin menyakitkan atau menyinggung.

 

- Verifikasi informasi:

Sebelum membagikan informasi, terutama berita atau rumor, pastikan itu berasal dari sumber yang dapat dipercaya.

 

- Bertanggung jawab: Bertanggung jawablah atas informasi yang Anda bagikan. Bersiaplah untuk menjelaskan alasan Anda dan bertanggung jawab atas segala konsekuensi yang mungkin terjadi.

Ingat, membangun komunitas daring yang aman dan saling menghormati adalah tanggung jawab semua orang. Mari kita gunakan kebebasan berekspresi kita dengan bijak!