mediaistana.com
Tangsel — Komitmen memperkuat keberlanjutan inovasi serta efektivitas tata kelola sistem pertanahan dan perpajakan daerah terus dilakukan Kantor Pertanahan Kota Tangerang Selatan bersama Pemerintah Kota Tangerang Selatan.
Upaya tersebut diwujudkan melalui Rapat Evaluasi SISGITA yang digelar pada Rabu (23/9/2026) di Ruang Rapat Anggrek, Pusat Pemerintahan Kota Tangerang Selatan. Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Kantor Pertanahan Kota Tangerang Selatan Seto Apriyadi beserta jajaran.
Rapat dibuka langsung oleh Wali Kota Tangerang Selatan H. Benyamin Davnie. Sementara itu, pemaparan teknis terkait pelaksanaan dan pengembangan SISGITA disampaikan Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Tangerang Selatan Eki Herdiana.
Dalam evaluasi tersebut, pembahasan difokuskan pada penguatan pengawalan terpadu agar implementasi SISGITA dapat berjalan secara efektif dan berkelanjutan. Salah satu langkah yang dibahas adalah pembentukan tim pengawalan yang melibatkan berbagai unsur lintas instansi, di antaranya Kantor Pertanahan Kota Tangerang Selatan, Pemerintah Kota Tangerang Selatan, Dinas Komunikasi dan Informatika, serta perangkat daerah terkait.
Tim tersebut nantinya berperan dalam memastikan proses penginstalan, pengoperasian, hingga pendampingan teknis dapat berjalan dengan baik, termasuk ketika SISGITA diadopsi atau direplikasi oleh pemerintah daerah lainnya.
Wali Kota Tangerang Selatan H. Benyamin Davnie menegaskan bahwa keberlanjutan SISGITA membutuhkan kolaborasi lintas sektor dan komitmen bersama agar inovasi tersebut dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“SISGITA merupakan inovasi penting dalam memperkuat tata kelola pertanahan dan perpajakan daerah. Karena itu, keberlanjutannya harus dikawal bersama melalui sinergi antara Pemerintah Kota Tangerang Selatan, Kantor Pertanahan, dan seluruh perangkat daerah terkait. Kami berharap inovasi ini terus dikembangkan dan dapat memberikan manfaat yang lebih luas, termasuk bagi daerah lain yang ingin melakukan replikasi,” ujar Benyamin.
Kepala Kantor Pertanahan Kota Tangerang Selatan Seto Apriyadi menegaskan bahwa keberlanjutan sebuah inovasi membutuhkan sinergi dan pengawalan bersama dari seluruh pihak yang terlibat.
“SISGITA merupakan sebuah inovasi yang perlu terus dikawal agar implementasinya berjalan efektif dan memberikan manfaat yang nyata. Karena itu, sinergi antara Kantor Pertanahan, Pemerintah Kota, dan seluruh perangkat daerah terkait menjadi sangat penting, bukan hanya pada tahap penerapan, tetapi juga dalam memastikan keberlanjutan dan pengembangannya,” ujar Seto.
Menurut Seto, pembentukan tim pengawalan terpadu menjadi langkah strategis untuk menjaga kualitas implementasi SISGITA sekaligus memastikan pemerintah daerah yang melakukan replikasi memperoleh pendampingan yang memadai.
“Kami menyampaikan apresiasi kepada Bapak Wali Kota Tangerang Selatan beserta seluruh jajaran dan instansi terkait atas dukungan yang diberikan. Dengan pengawalan yang dilakukan secara bersama-sama dan berkelanjutan, kami berharap SISGITA dapat terus berkembang dan memberikan kemanfaatan yang lebih luas bagi tata kelola pemerintahan,” tambahnya.
Melalui evaluasi dan penguatan koordinasi lintas instansi tersebut, Pemerintah Kota Tangerang Selatan bersama Kantor Pertanahan Kota Tangerang Selatan berkomitmen menjaga efektivitas implementasi SISGITA. Langkah ini diharapkan tidak hanya memperkuat tata kelola sistem pertanahan dan perpajakan daerah di Kota Tangerang Selatan, tetapi juga mendukung proses replikasi inovasi tersebut di daerah lain secara optimal.
Sinergi antarinstansi menjadi bagian penting dalam memastikan inovasi yang telah dikembangkan dapat terus berjalan, beradaptasi dengan kebutuhan daerah, serta memberikan manfaat yang lebih luas bagi penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat.
(Rafiqi)