Sukabumi, mediaistana.com – Personil Basarnas bersama unsur SAR gabungan berhasil menemukan korban yang dilaporkan tenggelam di aliran Sungai Cicatih, Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Korban yang belum diketahui identitasnya tersebut, ditemukan dalam kondisi meninggal dunia setelah dilakukan pencarian intensif sejak Kamis, (15/10) pagi tadi.
Jasad korban ditemukan sekitar pukul 09.45 WIB setelah berdasarkan hasil pemindaian dari Aqua Eye, sebuah perangkat pendetekasi obyek bawah air, yang diindikasi korban ada di posisi tersebut.
Koordinator Pos SAR Sukabumi, Suryo Adianto, menjelaskan bahwa proses penyelaman pun dilakukan pada titik yang dicurigai tersebut hingga akhirnya jasad korban berhasil dievakuasi pada kedalaman sekitar 6 meter, dengan jarak kurang lebih 5 meter dari lokasi kejadian.
“Proses evakuasi pada pagi tadi akhirnya berjalan dengan lancar berkat sinergi dari seluruh unsur SAR gabungan, kemudian jenazah selanjutnya dibawa menuju RSUD Sekarwangi untuk proses selanjutnya.” ungkap Suryo.
Peristiwa tersebut bermula pada Rabu (14/10) sekitar pukul 13.30 WIB. Saat itu, seorang warga kehilangan telepon genggam di area masjid di Kecamatan Parungkuda. Warga tersebut kemudian menanyakan kejadian itu kepada penjaga masjid dan mendapat informasi mengenai seseorang yang masuk ke masjid mengenakan baju gamis hitam. Orang tersebut kemudian dikejar oleh warga bersama rekannya. Diduga karena ketakutan, orang tersebut melarikan diri dengan melompat ke aliran Sungai Cicatih hingga akhirnya tenggelam.
Operasi SAR ini melibatkan Pos SAR Sukabumi, Polsek Parungkuda, Damkar Pos 4 Parungkuda, Satpol PP Kecamatan Parungkuda, BPBD Kabupaten Sukabumi, SAR Katulistiwa, Sehati Gerak Bersama, ASB, RPB, KUBA, KNPI Ciambar, Pramuka Peduli, Tagana, Bagana, Sigap Pasundan, dan Sahabat Desa.
Dengan ditemukannya korban, upaya pencarian yang dilakukan oleh tim SAR gabungan di aliran Sungai Cicatih tersebut berakhir setelah proses penemuan dan evakuasi dilaksanakan. (Lison A Putra)