mediaistana.com
Tangsel – Kapolres Tangerang Selatan AKBP Boy Jumalolo, S.H., S.I.K., M.H., mengunjungi rumah duka korban meninggal dunia akibat ledakan ruko di kawasan Pasar Cimanggis, Ciputat Timur, Kamis (15/10/2026). Kunjungan tersebut menjadi bentuk kepedulian dan ungkapan belasungkawa Polri kepada keluarga yang ditinggalkan.
Takziah berlangsung di Jalan Pinus, Pamulang Timur. Dalam kesempatan itu, Kapolres Tangsel didampingi Kapolsek Pamulang dan sejumlah personel kepolisian. Selain menyampaikan belasungkawa, AKBP Boy Jumalolo juga berbincang dengan keluarga korban untuk memberikan dukungan moril di tengah suasana duka.
Kapolres Tangsel menyampaikan rasa prihatin atas musibah yang menimpa para korban dan keluarga mereka.
“Kami turut berduka cita sedalam-dalamnya atas meninggalnya korban dalam peristiwa ledakan di Pasar Cimanggis. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan, serta para korban yang masih menjalani perawatan segera diberikan kesembuhan,” ujar AKBP Boy Jumalolo.
Kehadiran jajaran kepolisian tersebut mendapat apresiasi dari pihak keluarga. Hendra, kakak tertua korban, menyampaikan terima kasih kepada Kapolda Metro Jaya, Kapolres Tangsel, Kapolsek Pamulang, beserta jajaran yang telah hadir untuk menyampaikan belasungkawa secara langsung.
Ia berharap keluarganya diberikan ketabahan dalam menghadapi musibah tersebut. Hendra juga berharap peristiwa serupa tidak kembali terjadi di kemudian hari.
Berdasarkan data sementara, sebanyak 11 korban lainnya masih menjalani perawatan medis di RSUD Kota Tangerang Selatan, RS Sari Asih Ciputat, dan RS Fatmawati.
Sementara itu, penyebab ledakan di kawasan Ruko Pasar Cimanggis masih dalam penyelidikan kepolisian. Proses penyelidikan dilakukan untuk mengetahui penyebab pasti terjadinya peristiwa tersebut.
Melalui kegiatan takziah ini, Polres Tangerang Selatan menegaskan kepedulian terhadap masyarakat, khususnya mereka yang sedang menghadapi musibah. Dukungan dan kehadiran kepolisian diharapkan dapat memberikan penguatan bagi keluarga korban di tengah masa berduka.
(Rafiqi)