Percepat Penanganan Karhutla, TNI Semai 11.2 Ton Garam Dukung OMC di Kalimantan

Percepat Penanganan Karhutla, TNI Semai 11.2 Ton Garam Dukung OMC di Kalimantan

Jakarta -MEDIA ISTANA,(Puspen TNI). TNI berhasil menabur 11,2 ton garam dalam Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) untuk mendukung penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah Kalimantan, Senin (26/10/2026).

Penaburan garam dilaksanakan menggunakan pesawat Hercules C-130 dengan membawa 4,8 ton garam, pesawat CN-295 sebanyak 4 ton dalam dua sortie penerbangan, serta pesawat Cassa C-212 sebanyak 2,4 ton dalam tiga sortie penerbangan.

Pengerahan pesawat dan pelaksanaan penyemaian tersebut merupakan bentuk komitmen TNI dalam mendukung upaya percepatan penanggulangan Karhutla, sekaligus untuk membantu mengurangi dampak asap yang ditimbulkan akibat kebakaran hutan dan lahan di wilayah Kalimantan.

HAMDAN ❤️

Stay Connected
16,985FansSuka
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan
Must Read
Berita Terkait

MOHON DIBACA SEBELUM MENULIS BERITA

Berikut ini beberapa hal yang perlu dipertimbangkan saat menulis Berita :

- Perhatikan hukum:

Pastikan informasi yang Anda bagikan legal dan tidak mendukung ujaran kebencian, diskriminasi, kekerasan, atau aktivitas berbahaya lainnya.

 

- Hargai privasi:

Jangan bagikan informasi pribadi tentang orang lain tanpa persetujuan mereka. Ini termasuk nama, alamat, nomor telepon, dan detail sensitif lainnya.

 

- Pertimbangkan

dampaknya: Pikirkan tentang bagaimana kata-kata Anda dapat memengaruhi orang lain. Meskipun sesuatu secara teknis legal, itu mungkin menyakitkan atau menyinggung.

 

- Verifikasi informasi:

Sebelum membagikan informasi, terutama berita atau rumor, pastikan itu berasal dari sumber yang dapat dipercaya.

 

- Bertanggung jawab: Bertanggung jawablah atas informasi yang Anda bagikan. Bersiaplah untuk menjelaskan alasan Anda dan bertanggung jawab atas segala konsekuensi yang mungkin terjadi.

Ingat, membangun komunitas daring yang aman dan saling menghormati adalah tanggung jawab semua orang. Mari kita gunakan kebebasan berekspresi kita dengan bijak!