Aksi Protes PMII Kota Bogor di Depan Istana Bogor, Lempar Tomat Busuk Jadi Simbol Ketidakpuasan

Aksi Protes PMII Kota Bogor di Depan Istana Bogor, Lempar Tomat Busuk Jadi Simbol Ketidakpuasan

BOGOR – mediaistana.com

Aksi demonstrasi yang digelar Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kota Bogor di depan gerbang Istana Bogor, Kamis (29/10/2026), berlangsung cukup tegang saat sejumlah peserta melemparkan tomat busuk ke arah kompleks Istana Bogor.

Aksi pelemparan tomat busuk itu disampaikan sebagai bentuk simbolis ketidakpuasan terhadap kinerja dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Para mahasiswa menilai langkah ini adalah salah satu cara untuk menyuarakan aspirasi sekaligus evaluasi terhadap jalannya pemerintahan hingga saat ini.

Pihak berwenang di lokasi terpantau memantau situasi dengan ketat namun tetap tertib. Hingga berita ini diturunkan, aksi berlangsung secara damai tanpa bentrokan antara massa dan aparat.

Maulana | mediaistana.com

Stay Connected
16,985FansSuka
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan
Must Read
Berita Terkait

MOHON DIBACA SEBELUM MENULIS BERITA

Berikut ini beberapa hal yang perlu dipertimbangkan saat menulis Berita :

- Perhatikan hukum:

Pastikan informasi yang Anda bagikan legal dan tidak mendukung ujaran kebencian, diskriminasi, kekerasan, atau aktivitas berbahaya lainnya.

 

- Hargai privasi:

Jangan bagikan informasi pribadi tentang orang lain tanpa persetujuan mereka. Ini termasuk nama, alamat, nomor telepon, dan detail sensitif lainnya.

 

- Pertimbangkan

dampaknya: Pikirkan tentang bagaimana kata-kata Anda dapat memengaruhi orang lain. Meskipun sesuatu secara teknis legal, itu mungkin menyakitkan atau menyinggung.

 

- Verifikasi informasi:

Sebelum membagikan informasi, terutama berita atau rumor, pastikan itu berasal dari sumber yang dapat dipercaya.

 

- Bertanggung jawab: Bertanggung jawablah atas informasi yang Anda bagikan. Bersiaplah untuk menjelaskan alasan Anda dan bertanggung jawab atas segala konsekuensi yang mungkin terjadi.

Ingat, membangun komunitas daring yang aman dan saling menghormati adalah tanggung jawab semua orang. Mari kita gunakan kebebasan berekspresi kita dengan bijak!