Kabar menggembirakan bagi generasi muda di Kabupaten Buru dan Buru Selatan. Rekrutmen prajurit TNI Angkatan Darat (AD) tahun 2026 membuka peluang besar bagi putra-putri Maluku untuk mengabdi kepada bangsa dan negara melalui jalur militer.
Wakil Ketua DPRD Kabupaten Buru, Jaidun Sa’anun, menyampaikan hal tersebut usai mengikuti kegiatan Kampanye Kreatif Rekrutmen TNI AD Bersama Forkopimda se-Maluku yang berlangsung di Makodam, Senin (2/11/2026).
Menurut Jaidun, dalam pertemuan Pangdam bersama Forkopimda se-Maluku tersebut disampaikan bahwa kuota rekrutmen TNI AD untuk Provinsi Maluku mencapai 25 ribu orang, dengan batas usia pendaftaran maksimal 26 tahun.
Sementara untuk wilayah Kabupaten Buru dan Kabupaten Buru Selatan, kuota yang disampaikan meliputi 815 orang untuk Bintara dan 2.386 orang untuk Tamtama.
“Ini merupakan kesempatan yang sangat besar bagi generasi muda Maluku, khususnya di Kabupaten Buru dan Buru Selatan. Kesempatan seperti ini belum pernah kita dapatkan sebelumnya dengan kuota sebesar ini,” ujar Jaidun.
Ia menjelaskan, persyaratan tinggi badan yang disampaikan dalam kegiatan tersebut yakni minimal 163 sentimeter untuk calon Bintara dan 158 sentimeter untuk calon Tamtama.
Jaidun mengimbau para pemuda yang memenuhi persyaratan agar tidak menyia-nyiakan kesempatan tersebut.
Pendaftaran dapat dilakukan secara mandiri, baik secara daring maupun langsung, serta melalui koordinasi dengan Bintara Pembina Desa (Babinsa) untuk membantu proses pendaftaran secara online.
“Kepada basudara yang berminat, silakan mempersiapkan diri dan mendaftar. Bisa secara mandiri, baik online maupun offline. Bisa juga berkoordinasi dengan Babinsa untuk membantu proses pendaftaran,” jelasnya.
Selain itu, Jaidun menyebutkan bahwa Kodim Namlea juga membuka kesempatan bagi calon peserta untuk mengikuti bimbingan belajar (bimbel) sebagai bagian dari persiapan menghadapi seleksi.
Ia pun menyampaikan apresiasi kepada Panglima TNI, Pangdam, serta Dandim Namlea atas perhatian dan kesempatan yang diberikan kepada generasi muda di wilayah Maluku, khususnya Kabupaten Buru.
“Sebagai wakil rakyat, saya mengucapkan terima kasih kepada Panglima, Pangdam, dan Dandim Namlea atas kesempatan besar ini. Kami berharap putra-putri Buru dapat memanfaatkan peluang tersebut dengan sebaik-baiknya,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Jaidun menilai rekrutmen dalam jumlah besar tersebut tidak hanya membuka jalan bagi generasi muda untuk berkarier di dunia militer, tetapi juga berpotensi memberikan dampak positif terhadap perekonomian daerah.
Menurutnya, terbukanya kesempatan kerja melalui rekrutmen TNI AD dapat membantu mengurangi angka pengangguran, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta menciptakan efek domino bagi pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Buru dan Maluku secara umum.
“Dengan adanya rekrutmen ini, kita berharap semakin banyak anak-anak daerah yang mendapatkan kesempatan bekerja dan mengabdi kepada negara. Dampaknya tentu bukan hanya bagi mereka yang diterima, tetapi juga bagi keluarga dan perekonomian masyarakat,” tutupnya.
(Mus Latuconsina)