MANGGOPOH, Mediaistana.com – Semangat gotong royong kembali menjadi bukti kokohnya kekerabatan kaum di Ranah Minang. Warga Dusun Lapau Kapeh, Jorong Batu Hampa, Nagari Manggopoh, Kecamatan Lubuk Basung, Kabupaten Agam, memulai pembangunan masjid baru secara swadaya pada Kamis, 5 November 2026.
Pembangunan masjid ini diprakarsai oleh Ninik Mamak E. Datuak Panjang beserta Pusako. Inisiatif tersebut mendapat dukungan penuh dari keluarga besar sepayung kaum Panji Datuak Sindo Manguto Gergahan, serta seluruh masyarakat sekitar.
Prosesi peletakan awal pembangunan berlangsung khidmat dan meriah. Tampak hadir Wali Nagari Manggopoh, Datuak Nan Katuo, para tokoh adat, alim ulama, serta ratusan warga Lapau Kapeh.
Dalam sambutannya, E. Datuak Panjang menyampaikan rasa syukur atas kekompakan yang ditunjukkan warganya.
“Alhamdulillah, berkat kekompakan anak kemenakan dan dukungan warga, kita bisa memulai pembangunan masjid ini. InsyaAllah, kami targetkan pembangunan selesai paling lambat enam bulan ke depan,” ujar E. Datuak Panjang di sela kegiatan.
Di Minangkabau, langkah seorang ninik mamak mendirikan masjid adalah wujud nyata dari filosofi Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah (ABS-SBK). Masjid tidak hanya dibangun sebagai tempat ibadah ritual, tetapi juga sebagai pusat peradaban, pendidikan, dan pemersatu nagari.
Pantauan Mediaistana.com di lokasi, antusiasme warga terlihat sangat tinggi. Para undangan dan warga yang hadir secara spontan berpartisipasi aktif dengan membawa bantuan material berupa semen, pasir, serta menyumbangkan dana secara swadaya.
Kebersamaan yang diperlihatkan kaum E. Datuak Panjang bersama warga Lapau Kapeh menjadi contoh nyata bahwa nilai-nilai kekerabatan, kebersamaan, dan gotong royong di Minangkabau masih terjaga dengan baik. Diharapkan, keberadaan masjid baru ini kelak dapat memberikan manfaat besar bagi syiar agama dan kegiatan sosial masyarakat.
(Bsr )