Pemkab dan BUMN Kompak: Seven Beaches Festival Jadi Mesin Ekonomi Pesisir Probolinggo!

Probolinggo, Mediaistana.com
Grand Opening Seven Beaches Festival 2026 di The Bentar Beach, Desa Curahsawo, Kecamatan Gending, menjadi panggung kolaborasi besar antara Pemerintah Kabupaten Probolinggo, TNI AL, BUMN, swasta, dan masyarakat. Festival 7 pantai selama 7 hari ini diharapkan menjadi momentum kebangkitan ekonomi pesisir, Sabtu (7/11/2026).

Acara tersebut dihadiri Pangkoarmada II Laksda TNI Eko Putu Alit Jaya, Danlantamal V Laksma TNI Ali Triswanto Kapolres AKBP Asmida Rizki Siregar, Dandim 0820 Letkol Inf Ribut, Ketua DPRD Kabupaten Probolinggo Oka Mahendra, Sekda Ugas Irwanto, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Jawa Timur Evi Aviana Sari yang mewakili Gubernur, jajaran Forkopimda, pimpinan BUMN, Direktur Bank Jatim, Semen Indonesia, Ketua Kadin Gede Vandana Wijaya, hingga ribuan masyarakat.

Sambutan pertama disampaikan Direktur TJSL BP BUMN, Edy Eko Cahyono. Ia menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Pemkab Probolinggo atas kolaborasi lintas sektoral yang dinilainya menjadi kekuatan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan pemberdayaan masyarakat, terutama di kawasan pesisir.

Kami bangga bisa bersinergi lintas sektoral menjadi kekuatan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan pemberdayaan masyarakat terutama di masyarakat pesisir, ujar Edy Eko.

Ia menegaskan, sesuai arahan Presiden, BUMN bersama Danantara harus terus hadir memberikan manfaat secara profesional, termasuk pada pengembangan masyarakat dan pelestarian lingkungan. Dalam festival ini, BUMN hadir bersama Semen Indonesia, PTPN, PLN, BRI, BSI, Bank Jatim, PT Sasa Inti, dan mitra lainnya. Mereka siap mendukung pembangunan, peningkatan infrastruktur sarana dan prasarana, hingga penguatan UMKM agar masyarakat benar-benar merasa terdampingi sebagai pelaku utama pertumbuhan ekonomi.

Kami siap menjalankan peran kami mendukung pembangunan, peningkatan infrastruktur sarana dan prasarana, termasuk UMKM yang pada hari ini tentu kita sangat berharap mendapatkan manfaatnya, jelasnya. Edy Eko berharap Seven Beaches Festival menjadi momentum untuk memperkuat sinergi dan kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, BUMN, swasta, dan seluruh komponen masyarakat. Mari kita jadikan kawasan pesisir ini sebagai sumber pertumbuhan ekonomi, ruang pemberdayaan masyarakat, dan warisan lingkungan yang lestari yang akan kita wariskan kepada anak cucu kita, pungkasnya.

Giliran Bupati Probolinggo dr. Muhammad Haris yang naik panggung. Ia membuka sambutan dengan apresiasi kepada seluruh panitia, tim kreatif, dan para talent. Ia mengaku surprise melihat penampilan fashion show batik khas Probolinggo yang dinilainya sangat luar biasa. Saya jujur saja, saya surprise bahwa kita memiliki talent yang menampilkan batik di Kabupaten Probolinggo ini sebagus dan seluar biasa ini yang ditampilkan oleh Batik Prabu Linggih, ujar Bupati Haris.

Bupati Haris kemudian bercerita tentang kekayaan alam Kabupaten Probolinggo. Dengan luas 1.696 kilometer persegi, Probolinggo memiliki segalanya, dari 0 mdpl hingga hampir 3.000 mdpl. Mulai dari pulau, pantai, daratan, danau, sungai, hingga gunung. Kita punya pulau, kita punya pantai, kita punya daratan, kita punya danau, kita punya 7 danau, kita punya waterfall, kita punya 3 gunung, ada Bromo, Lemongan yang aktif semua, dan Argopuro. Ini potensi kita yang sangat luar biasa, jelasnya.

Menurutnya, pariwisata adalah cara paling instan untuk memutar ekosistem perekonomian masyarakat. Karena itulah ia menggagas event bertajuk SEVEN. Bupati Haris menjelaskan filosofi angka 7 yang ingin ditanamkan sebagai identitas Probolinggo. Ada 7 hari dalam seminggu, 7 tingkatan langit, 7 warna pelangi, 7 not dalam satu oktaf musik, 7 bidadari, hingga 7 ayat dalam Surat Al-Fatihah. Angka 7 ini angka keramat yang ingin saya tanamkan kepada mindset orang-orang, terutama di luar Probolinggo. 7 itu berarti identik dengan Probolinggo, tegasnya.

Tahun lalu, Pemkab sukses menggelar Seven Waterfall pada 7 November, dengan catwalk runway di atas danau yang disebut satu-satunya di dunia. Tahun ini giliran Seven Beaches, 7 pantai selama 7 hari plus Pulau Gili Ketapang. Tahun depan, giliran Seven Waterfall kembali diangkat, termasuk danau dan gunungnya. Konsep pariwisata Probolinggo sendiri bertumpu pada 3B, yakni Bromo sebagai pusat gunung, Bermi sebagai pusat bukit dengan 7 danau dan rafting terbaik, serta Bentar sebagai pusat pantai. Saya punya mimpi, orang datang ke Probolinggo itu tidak cuma stay 1 hari, tetapi 3 hari. Hari pertama ke gunung kita, hari kedua ke pantai-pantai kita, hari ketiga ke danau-danau kita, ungkap Bupati Haris.

Bupati Haris juga membongkar rahasia di balik terselenggaranya festival megah ini di tengah keterbatasan fiskal. Kuncinya adalah menggandeng mitra CSR sebagai bapak asuh di masing-masing pantai. Sejak awal pemerintahan kami menggandeng teman-teman CSR. Setiap pantai yang melakukan kegiatan selama 7 hari ini mereka punya bapak asuh. Misalnya Semen Indonesia merupakan bapak asuh Pantai Bahak selama 7 hari ke depan ini ditanggung oleh teman-teman Semen Indonesia, jelasnya. Ia pun memberikan apresiasi khusus kepada PT Sasa Inti sebagai penguasa Pantai Bentar, PT Lawu Group, YTL, PLN Nusantara Power, dan seluruh mitra lainnya.

Bupati Haris berharap, jika setiap destinasi punya event, maka UMKM akan bergerak dan ekonomi berputar. Masyarakat bisa berjualan, wisatawan datang membeli, dan kesejahteraan meningkat. Inilah dorongan besar agar Kabupaten Probolinggo bisa keluar dari posisi daerah termiskin keempat di Jawa Timur. Kita masih punya banyak PR, tetapi prinsipnya insyaallah apa yang kita lakukan adalah kita kembalikan kepada masyarakat, manfaatnya kembali kepada masyarakat, tegasnya.

Acara Grand Opening ini semakin meriah dengan hiburan Tari Glipang kolosal yang diikuti 1.000 penari. Selain itu, selama 7 hari ke depan akan ada berbagai kegiatan seperti Urban Run di Pulau Gili Ketapang, paralayang, diving, snorkeling, overland, motocross, layang-layang, pencak silat pantai, hingga boxing pantai.

Acara ini tidak selesai hari ini. Besok pagi ada Urban Run di Pulau Gili, ada ribuan orang datang ke sana untuk melakukan lari di pantai. Semoga acara ini lancar, sukses semuanya, pungkas Bupati Haris.

Stay Connected
16,985FansSuka
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan
Must Read
Berita Terkait

MOHON DIBACA SEBELUM MENULIS BERITA

Berikut ini beberapa hal yang perlu dipertimbangkan saat menulis Berita :

- Perhatikan hukum:

Pastikan informasi yang Anda bagikan legal dan tidak mendukung ujaran kebencian, diskriminasi, kekerasan, atau aktivitas berbahaya lainnya.

 

- Hargai privasi:

Jangan bagikan informasi pribadi tentang orang lain tanpa persetujuan mereka. Ini termasuk nama, alamat, nomor telepon, dan detail sensitif lainnya.

 

- Pertimbangkan

dampaknya: Pikirkan tentang bagaimana kata-kata Anda dapat memengaruhi orang lain. Meskipun sesuatu secara teknis legal, itu mungkin menyakitkan atau menyinggung.

 

- Verifikasi informasi:

Sebelum membagikan informasi, terutama berita atau rumor, pastikan itu berasal dari sumber yang dapat dipercaya.

 

- Bertanggung jawab: Bertanggung jawablah atas informasi yang Anda bagikan. Bersiaplah untuk menjelaskan alasan Anda dan bertanggung jawab atas segala konsekuensi yang mungkin terjadi.

Ingat, membangun komunitas daring yang aman dan saling menghormati adalah tanggung jawab semua orang. Mari kita gunakan kebebasan berekspresi kita dengan bijak!