Probolinggo, Mediaistana.com
Penilik Kecamatan Sukapura berkolaborasi dengan INOVASI (Inovasi untuk Anak Sekolah Indonesia), program kemitraan Indonesia-Australia, menggelar workshop pengembangan literasi bagi guru PAUD di aula Korwil Dikdaya Sukapura, Rabu (16/9/2026).
Workshop diikuti 47 peserta dari 23 lembaga PAUD, terdiri dari 14 PAUD nonformal, 7 PAUD formal, dan 2 PAUD-SD Satu Atap. Kegiatan juga dihadiri Korwil Dikdaya dan Ketua IGTKI dari Sumberasih, Wonomerto, Sukapura, serta Pengawas TK dan Penilik Sukapura.
Hadir sebagai narasumber District Officer INOVASI Probolinggo Anwar Sutranggono dan District Officer INOVASI Tuban Cahyadi Widi Wahyono.
Penilik Sukapura Herwanto mengatakan workshop ini digelar untuk membangun komitmen bersama menumbuhkan budaya literasi di satuan PAUD, mulai dari kepala sekolah, guru, murid hingga orang tua.
Menurut Herwanto, literasi dini perlu mendapat perhatian serius karena pemahaman guru dalam memberi stimulasi literasi masih beragam. Sebagian guru belum memahami pendekatan yang sesuai tahap perkembangan anak.

Selain itu strategi bermain bermakna juga perlu dioptimalkan untuk menumbuhkan minat baca-tulis awal. Pembelajaran literasi di PAUD harus menyenangkan dan tidak membuat anak bosan, terangnya.
Sementara Anwar Sutranggono mendorong guru PAUD formal maupun nonformal untuk kreatif mengembangkan media literasi berbasis lingkungan. Salah satunya melalui pembuatan Big Book yang mengangkat budaya lokal.
Kami berharap semua guru mampu membuat Big Book berlatar budaya setempat untuk mempermudah literasi dini sekaligus meningkatkan minat anak terhadap buku, membaca dan bercerita, ujarnya.
Workshop ini merupakan inisiatif Penilik Sukapura bersama INOVASI untuk memperkuat kemampuan guru dalam memberikan stimulasi literasi yang sesuai usia anak.
Sejumlah peserta menyambut positif kegiatan tersebut. Kepala TK Eka Dharma Ngadisari Perniati Hartuti mengaku mendapat ilmu baru untuk tampil lebih berani dan percaya diri mengajar. Hal senada disampaikan Kepala TK Bhayangkari Sukapura Venilia Yuliesti yang menilai materi sangat jelas, mudah dipahami, dan membuatnya tertarik mendalami teknik membaca nyaring.

Melalui workshop ini, pengembangan literasi di PAUD diharapkan semakin kuat dengan pembelajaran yang menyenangkan, bermakna, dan selaras dengan tahap perkembangan anak.