Bina Karakter Warga Binaan, Rutan Kraksaan Gandeng LDNU Gelar Pengajian

Probolinggo, Mediaistana.com
Keteladanan akhlak Nabi Muhammad SAW menjadi pesan utama dalam pengajian bagi warga binaan Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Kraksaan, Kamis (27/8/2026).

Kegiatan pembinaan keagamaan tersebut menghadirkan Ketua Pengurus Cabang Lembaga Dakwah Nahdlatul Ulama (LDNU) Kraksaan Gus Moh. Ali Mabrur sebagai pemberi tausiyah. Pengajian menjadi bagian dari pembinaan kepribadian sekaligus upaya memperkuat spiritualitas warga binaan selama menjalani masa pembinaan.

Dalam tausiyahnya, Ketua PC LDNU Kraksaan Gus Moh. Ali Mabrur mengajak warga binaan menjadikan akhlak Rasulullah SAW sebagai pedoman dalam menjalani kehidupan. Setiap orang memiliki kesempatan untuk melakukan perubahan dan memperbaiki diri.

Melalui momentum ini, mari kita menjadikan akhlak Rasulullah SAW sebagai teladan dalam kehidupan. Kesabaran, kejujuran, kasih sayang dan kepedulian beliau kepada sesama hendaknya kita tanamkan dalam diri, ujarnya.

Ia menekankan bahwa proses memperbaiki diri tidak selalu harus dimulai dari sesuatu yang besar. Perubahan dapat dibangun melalui kebiasaan sederhana, terutama dengan memperbaiki sikap dan perilaku dalam kehidupan sehari-hari.

Setiap orang memiliki kesempatan untuk memperbaiki diri dan perubahan itu dapat dimulai dari hal-hal sederhana melalui sikap dan perilaku yang baik dalam kehidupan sehari-hari, jelasnya.

Pesan tersebut diharapkan dapat menjadi refleksi bagi warga binaan untuk melihat kembali perjalanan hidup sekaligus membangun komitmen menjadi pribadi yang lebih baik. Nilai kesabaran, kejujuran, kasih sayang dan kepedulian terhadap sesama menjadi bagian penting yang dapat diterapkan dalam kehidupan, tambahnya.

Sementara Kepala Rutan Kraksaan Galih Setiyo Nugroho mengatakan pembinaan keagamaan memiliki peran penting dalam proses pembentukan karakter warga binaan. Karena itu, kegiatan tausiyah secara rutin menjadi salah satu bagian dari pembinaan yang diberikan selama berada di Rutan Kraksaan.

Kami berharap tausiah yang disampaikan dapat memberikan penguatan spiritual sekaligus menjadi pengingat bagi warga binaan untuk terus memperbaiki akhlak dan meneladani sifat-sifat Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari, tuturnya.

Menurutnya, pembinaan warga binaan tidak hanya diarahkan pada peningkatan keterampilan, tetapi juga mencakup aspek mental dan spiritual. “Bekal tersebut penting agar warga binaan memiliki kesiapan yang lebih baik ketika nantinya kembali ke tengah masyarakat, tegasnya.

Kegiatan pengajian berlangsung tertib dan khidmat. Warga binaan mengikuti tausiyah dengan penuh perhatian serta diajak untuk memperdalam pemahaman keagamaan dan melakukan refleksi terhadap sikap maupun perilaku masing-masing.

Melalui kegiatan tersebut, Rutan Kraksaan terus mendorong pembinaan yang menyentuh berbagai aspek kehidupan warga binaan. Penguatan iman dan akhlak diharapkan dapat menjadi fondasi dalam membangun perubahan positif.

Stay Connected
16,985FansSuka
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan
Must Read
Berita Terkait

MOHON DIBACA SEBELUM MENULIS BERITA

Berikut ini beberapa hal yang perlu dipertimbangkan saat menulis Berita :

- Perhatikan hukum:

Pastikan informasi yang Anda bagikan legal dan tidak mendukung ujaran kebencian, diskriminasi, kekerasan, atau aktivitas berbahaya lainnya.

 

- Hargai privasi:

Jangan bagikan informasi pribadi tentang orang lain tanpa persetujuan mereka. Ini termasuk nama, alamat, nomor telepon, dan detail sensitif lainnya.

 

- Pertimbangkan

dampaknya: Pikirkan tentang bagaimana kata-kata Anda dapat memengaruhi orang lain. Meskipun sesuatu secara teknis legal, itu mungkin menyakitkan atau menyinggung.

 

- Verifikasi informasi:

Sebelum membagikan informasi, terutama berita atau rumor, pastikan itu berasal dari sumber yang dapat dipercaya.

 

- Bertanggung jawab: Bertanggung jawablah atas informasi yang Anda bagikan. Bersiaplah untuk menjelaskan alasan Anda dan bertanggung jawab atas segala konsekuensi yang mungkin terjadi.

Ingat, membangun komunitas daring yang aman dan saling menghormati adalah tanggung jawab semua orang. Mari kita gunakan kebebasan berekspresi kita dengan bijak!