31.8 C
Jakarta
BerandaPEMERINTAHANBPBD Kabupaten Bogor Prediksi Lonjakan Bencana Terbukti, Banjir Bandang dan Longsor Terjang...

BPBD Kabupaten Bogor Prediksi Lonjakan Bencana Terbukti, Banjir Bandang dan Longsor Terjang Bogor Barat

Mediaistana.com|| Kabupaten Bogor, Jabar
‎Prediksi lonjakan bencana alam yang disampaikan oleh BPBD Kabupaten Bogor sejak awal tahun 2026 terbukti. Memasuki periode April hingga Mei, sejumlah wilayah di Bogor Barat dilanda bencana longsor dan banjir bandang.

‎Wilayah yang terdampak meliputi Leuwiliang, Pamijahan, Cigudeg, dan Jasinga. Intensitas hujan yang tinggi selama masa peralihan musim disebut menjadi faktor utama meningkatnya risiko bencana.

‎Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bogor, Ade Hasrat, menjelaskan bahwa periode April hingga Mei merupakan masa pancaroba atau peralihan dari musim hujan ke kemarau.

‎“Biasanya di masa pancaroba ini bencana meningkat,” ujarnya, Rabu (22/04/2026).
‎Sebagai langkah respons cepat, BPBD telah menetapkan status tanggap darurat sejak 4 hingga 18 April 2026. Namun, seiring bertambahnya titik bencana, status tersebut diperpanjang dan cakupan wilayah diperluas dari 16 menjadi 34 kecamatan.

‎Pemerintah Kabupaten Bogor juga telah menyiapkan anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT) sebesar Rp50 miliar untuk penanganan bencana. Dana tersebut masih memungkinkan untuk ditambah jika kondisi bencana semakin meluas.
‎Selain itu, Bupati Bogor menginstruksikan agar 14 jembatan yang runtuh akibat bencana dapat segera diperbaiki sebelum Hari Raya Iduladha.

‎“Kita siaga penuh dan memungkinkan gunakan dana BTT,” tegas Ade.

‎Berdasarkan data BPBD, lebih dari 300 kepala keluarga (KK) terdampak dalam rangkaian bencana tersebut. Kerusakan rumah tercatat sebanyak 8 unit, dengan rincian 7 rumah rusak berat di Cijayanti dan 1 unit di Rumpin.

‎Meski demikian, jumlah warga yang mengungsi relatif sedikit. Pemerintah daerah telah menyalurkan bantuan berupa kebutuhan pangan serta fasilitas sewa rumah selama enam bulan bagi para korban terdampak.

‎Ke depan, opsi relokasi maupun rehabilitasi rumah warga akan ditentukan lebih lanjut oleh dinas terkait, termasuk Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim) Kabupaten Bogor.

‎Dengan kondisi cuaca yang masih tidak menentu, BPBD mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, terutama yang tinggal di wilayah rawan longsor dan banjir bandang.

HERI
HERI
“Menulis dengan data, berbicara dengan fakta.”
Stay Connected
16,985FansSuka
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan
Must Read
Berita Terkait

MOHON DIBACA SEBELUM MENULIS BERITA

Berikut ini beberapa hal yang perlu dipertimbangkan saat menulis Berita :

- Perhatikan hukum:

Pastikan informasi yang Anda bagikan legal dan tidak mendukung ujaran kebencian, diskriminasi, kekerasan, atau aktivitas berbahaya lainnya.

 

- Hargai privasi:

Jangan bagikan informasi pribadi tentang orang lain tanpa persetujuan mereka. Ini termasuk nama, alamat, nomor telepon, dan detail sensitif lainnya.

 

- Pertimbangkan

dampaknya: Pikirkan tentang bagaimana kata-kata Anda dapat memengaruhi orang lain. Meskipun sesuatu secara teknis legal, itu mungkin menyakitkan atau menyinggung.

 

- Verifikasi informasi:

Sebelum membagikan informasi, terutama berita atau rumor, pastikan itu berasal dari sumber yang dapat dipercaya.

 

- Bertanggung jawab: Bertanggung jawablah atas informasi yang Anda bagikan. Bersiaplah untuk menjelaskan alasan Anda dan bertanggung jawab atas segala konsekuensi yang mungkin terjadi.

Ingat, membangun komunitas daring yang aman dan saling menghormati adalah tanggung jawab semua orang. Mari kita gunakan kebebasan berekspresi kita dengan bijak!