Jakarta | Mediaistana.com – Gelombang film horor Indonesia kembali mendapat warna baru lewat Sajen Satu Suro, sebuah karya terbaru garapan sutradara Gatot Subroto yang mengusung teror berbalut kearifan budaya Jawa,Tidak hanya menawarkan kejutan yang memacu adrenalin, film ini mengajak penonton menyelami sisi kelam tradisi Malam Satu Suro yang dipadukan dengan konflik keluarga penuh misteri.
Diproduksi oleh PIM Pictures bersama D’Ayu Pictures, South East Pictures, Layar Production, dan Dynamic Pictures, Sajen Satu Suro menghadirkan atmosfer mencekam yang dibangun melalui visual sinematik serta alur cerita yang mengedepankan ketegangan psikologis.
Deretan pemain yang memperkuat film ini antara lain Aisyah Aqilah, Clift Sangra, Frislly Herlinda Balqis, Cinta Brian Glenn Roberts, Munggaran Meldrat, Harris Syalis, Assila Corina Lahallo, Deni Clen Saputra, Nurul Qodriatul Aulia, hingga Juriane.
Dalam sesi press screening di XXI Epicentrum, Jakarta, Selasa (14/7), Aisyah Aqilah mengungkapkan bahwa karakter Tania menjadi salah satu peran paling kompleks yang pernah ia lakoni, Sosok Tania digambarkan sebagai perempuan yang sangat mencintai keluarganya, memiliki rasa ingin tahu tinggi, namun memilih memendam seluruh gejolak emosinya.
Menurut Aisyah, tantangan terbesar bukan hanya menghadapi adegan-adegan horor, tetapi menjaga konsistensi emosi karakter yang harus terasa alami dari awal hingga akhir cerita, Ia mengaku banyak melakukan pendalaman naskah dan berdiskusi intens dengan sutradara agar setiap adegan memiliki kekuatan emosional yang utuh.
Menariknya, daya tarik Sajen Satu Suro bukan semata-mata berasal dari efek kejut atau jump scare,Film ini justru membangun rasa takut melalui suasana ritual Malam Satu Suro, mitos yang berkembang di masyarakat, serta rahasia keluarga yang perlahan terkuak dan membawa penonton masuk ke dalam pusaran teror yang sulit ditebak.
Suasana syuting pun disebut ikut memberikan pengalaman berbeda bagi para pemain dan kru,Beberapa lokasi yang digunakan memiliki nuansa yang sangat mendukung cerita sehingga memunculkan berbagai kisah mistis yang menjadi perbincangan selama proses produksi.
Dengan menggabungkan unsur budaya lokal, drama keluarga, dan horor psikologis, Sajen Satu Suro diproyeksikan menjadi salah satu film horor Indonesia yang menawarkan pengalaman berbeda dibandingkan film-film sejenis yang lebih mengandalkan kejutan sesaat.
Film ini dijadwalkan tayang serentak di seluruh bioskop Indonesia mulai 30 Juli 2026, sekaligus menjadi suguhan horor yang mengajak penonton merasakan mencekamnya malam yang selama ini dikenal sakral dalam tradisi masyarakat Jawa.