Mediaistana.com|| Kabupaten Bogor, Jabar
Sebuah curhatan dari seorang ibu muda bernama Astrid Mulia viral di media sosial setelah mengungkapkan pengalaman kurang menyenangkan saat anaknya dirawat di salah satu Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) di wilayah Tanah Sareal, Kota Bogor.
Dalam unggahannya, Astrid menceritakan kondisi sang anak yang masih balita mengalami sesak napas dan demam tinggi, sehingga harus segera mendapatkan penanganan medis. Ia pun membawa anaknya ke RSIA terdekat dengan harapan mendapatkan perawatan yang cepat dan tepat.
Namun, selama proses perawatan, Astrid mengaku anaknya mengalami kesulitan saat pemasangan infus. Ia menyebutkan bahwa tenaga medis beberapa kali gagal memasang infus hingga menyebabkan tangan dan kaki anaknya mengalami luka dan mengeluarkan darah.
“Sudah berkali-kali dicoba, tapi gagal terus. Tangan dan kaki anak saya sampai berdarah,” tulis Astrid dalam unggahannya yang kemudian ramai dibagikan oleh warganet.
Tak hanya itu, ia juga mengungkapkan bahwa salah satu jari anaknya mengalami pembengkakan akibat infus yang diduga rembes. Kondisi tersebut membuatnya semakin khawatir terhadap keselamatan dan kenyamanan sang anak selama dirawat.
Unggahan tersebut sontak menuai beragam reaksi dari masyarakat. Banyak warganet yang menyampaikan empati serta berharap pihak rumah sakit dapat memberikan klarifikasi dan evaluasi atas kejadian tersebut. Tidak sedikit pula yang membagikan pengalaman serupa saat menghadapi kondisi darurat pada anak di fasilitas kesehatan.
Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi dari pihak RSIA terkait keluhan yang disampaikan Astrid Mulia. Namun, publik berharap adanya transparansi dan peningkatan kualitas pelayanan, terutama dalam penanganan pasien anak yang membutuhkan perhatian ekstra.
Kasus ini menjadi pengingat pentingnya standar pelayanan kesehatan yang optimal, khususnya dalam tindakan medis pada anak-anak yang memerlukan ketelitian dan keahlian khusus.