BURU, 28 Mei 2026 – Semangat berbagi, ketaatan beribadah, dan kepedulian sosial menyelimuti seluruh warga Desa Persiapan Wamsait, Kecamatan Wailata, Kabupaten Buru. Dalam perayaan Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah tahun ini, pemerintah desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta seluruh elemen warga bersatu padu melaksanakan ibadah kurban dengan sangat luar biasa dan membanggakan.
Sebagai wujud pelaksanaan kewajiban agama serta tanggung jawab sosial bersama, masyarakat Desa Persiapan Wamsait berhasil mengumpulkan dan menyembelih hewan kurban dalam jumlah yang cukup besar dan sangat bermanfaat bagi warga luas. Total hewan kurban yang disembelih tahun ini berjumlah 16 ekor Sapi dan 8 ekor Kambing.
Kegiatan penyembelihan berlangsung tertib, aman, dan penuh rasa syukur di lokasi yang telah ditentukan, diawali dengan pelaksanaan Shalat Ied berjamaah di masjid-masjid desa. Prosesi penyembelihan, pemotongan, hingga pembagian daging dilaksanakan sesuai syariat agama Islam, kaidah kesehatan hewan, dan nilai-nilai kearifan lokal yang menjunjung tinggi kebersamaan.
Partisipasi Luar Biasa Warga Masyarakat
Keterlibatan seluruh elemen masyarakat menjadi kunci keberhasilan pelaksanaan kurban tahun ini. Mulai dari Pemerintah Desa Persiapan Wamsait, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), para donatur, hingga warga biasa bahu-membahu menyumbangkan hewan maupun tenaga demi kelancaran kegiatan. Jumlah 16 ekor sapi dan 8 ekor kambing ini menjadi bukti nyata bahwa semangat berkorban dan berbagi di Desa Wamsait masih sangat kuat dan hidup di hati setiap warganya.
Kepala Desa Persiapan Wamsait Sudarmo menyampaikan rasa syukur dan apresiasi yang setinggi-tingginya atas kekompakan warga. Menurutnya, keberhasilan mengumpulkan hewan kurban sebanyak itu bukan hal mudah, namun terwujud karena rasa persaudaraan dan kesadaran beragama yang tinggi. masyarakat.
“Alhamdulillah, puji syukur ke hadirat Allah SWT. Tahun ini kita bisa melaksanakan kewajiban kita sebagai umat Islam dengan sangat baik. Kita berhasil mengumpulkan 16 ekor sapi dan 8 ekor kambing. Ini rekor yang sangat membanggakan bagi Desa Persiapan Wamsait. Ini bukti nyata bahwa warga kita punya kepedulian, punya rasa persaudaraan, dan sadar akan kewajiban berbagi dengan sesama,” ujar Kepala Desa Wamsait di sela-sela kegiatan.
Daging Dibagikan Merata, Warga Merasakan Kebahagiaan Sama
Daging hasil penyembelihan tersebut kemudian dipotong dan dibagikan secara adil, merata, dan tepat sasaran kepada seluruh warga yang berhak menerima, mulai dari kaum dhuafa, keluarga kurang mampu, yatim piatu, janda, hingga warga masyarakat umum di seluruh wilayah Desa Persiapan Wamsait. Tujuannya agar keberkahan dan kebahagiaan Hari Raya Kurban ini dapat dirasakan oleh semua lapisan masyarakat tanpa terkecuali.
“Harapan kami, melalui ibadah kurban ini, nilai-nilai pengorbanan, rasa saling berbagi, dan persatuan warga Desa Wamsait semakin kokoh. Kurban bukan sekadar menyembelih hewan, tapi menyembelih rasa egois dan menumbuhkan rasa peduli. Semoga apa yang kita berikan ini menjadi amal ibadah yang diterima Allah SWT, dan semakin mempererat tali persaudaraan kita dalam membangun desa yang maju, religius, dan sejahtera,” tambahnya.
Simbol Kebersamaan Desa yang Kuat
Kegiatan Idul Adha di Desa Persiapan Wamsait tahun ini menjadi contoh nyata bahwa meskipun berstatus desa persiapan, kesadaran dan kekompakan warganya tidak kalah dengan desa-desa lain. Kegiatan ini berakhir dengan suasana haru dan penuh kebersamaan, meninggalkan pesan kuat bahwa di Desa Wamsait, semangat gotong royong dan berbagi adalah ciri khas utama masyarakatnya.
Warga berharap tradisi mulia ini terus dijaga dan ditingkatkan di tahun-tahun mendatang, agar keberkahan senantiasa menyertai langkah pembangunan dan kehidupan bermasyarakat di Kecamatan Wailata, Kabupaten Buru.