31 C
Jakarta
BerandaBeritaDetik-detik Kecelakaan Bus Kloter 2 SUB di Madinah: 5 Jemaah Dirawat, 1...

Detik-detik Kecelakaan Bus Kloter 2 SUB di Madinah: 5 Jemaah Dirawat, 1 Masih Diobservasi di RS

Madinah, Mediaistana.com
Suasana haru sempat menyelimuti rombongan jemaah haji kloter 2 SUB Embarkasi Surabaya. Bus yang membawa mereka menuju lokasi ziarah mengalami kecelakaan di salah satu ruas jalan Madinah, Selasa (29/4/2026) sekitar pukul 10.30 WAS.

Insiden bermula saat sebuah kendaraan lain tiba-tiba memotong lajur bus dari arah samping. Sopir bus sigap melakukan pengereman mendadak, namun jarak yang terlalu dekat membuat benturan tak terhindarkan. Bagian depan bus rombongan menghantam sisi samping kendaraan yang memotong jalur tersebut.

Suasana sempat panik di dalam bus. Ketua rombongan, ketua regu, dan petugas kloter segera menenangkan jemaah serta memeriksa kondisi mereka satu per satu. Dari kejadian itu, lima jemaah mengeluhkan kondisi kesehatannya dan memerlukan penanganan medis.

Tiga Jemaah Sudah Kembali ke Hotel
Tiga jemaah tersebut yang mengalami syok dan luka ringan langsung dievakuasi ke Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) Daker Madinah. Mereka adalah: 1.Dede Abdul Hamid, 2.Suharto, 3.Inggo Yunico

Alhamdulillah, setelah menjalani pemeriksaan menyeluruh oleh tim dokter KKHI, ketiganya dinyatakan stabil dan tidak memerlukan perawatan lanjutan. Tepat pukul 14.30 WAS, mereka diantar kembali ke hotel oleh petugas Sektor IV Daker Madinah. Saat ini ketiganya sudah beraktivitas normal dan bergabung kembali dengan rombongan untuk persiapan ibadah.

Saya kaget sekali waktu dengar benturan. Tapi alhamdulillah penanganan cepat. Petugas, dokter, semua sigap. Terima kasih banyak, ungkap salah satu jemaah dengan mata berkaca-kaca usai tiba di hotel.

Dua Jemaah Dirujuk ke RS Arab Saudi, Satu Masih Diobservasi
Dua jemaah perempuan dirujuk ke Rumah Sakit Arab Saudi (RAS) untuk pemeriksaan lebih mendalam: 1. Siti Aisyah Rombongan 6, Regu 23, Lantai 8, Kamar 818
Hasil pemeriksaan medis menunjukkan kondisinya baik dan tidak memerlukan tindakan lanjutan di RS. Pukul 15.15 WAS, tim dokter menyatakan beliau siap kembali ke hotel. Saat ini proses pemulangan tinggal menunggu kelengkapan administrasi berupa fotokopi paspor dan visa. Siti Sugi Hartini Rombongan 7, Regu 25, Lantai 9, Kamar 912
Ibu Siti masih menjalani rangkaian pemeriksaan lanjutan. Tim dokter RAS menyarankan observasi lebih intensif, sehingga kemungkinan beliau akan menginap di rumah sakit malam ini. Kondisinya terus dipantau dan dilaporkan secara berkala kepada petugas kloter.

Sejak awal, kedua jemaah didampingi penuh oleh Pembimbing KBIHU, Kyai Mukhlisin, yang setia menemani di rumah sakit. Petugas kesehatan kloter juga sudah merapat ke RS untuk memastikan seluruh penanganan berjalan optimal dan kebutuhan jemaah terpenuhi.

Pendampingan dan Koordinasi Terus Dilakukan
Ketua Kloter bersama tim kesehatan dan pembimbing ibadah terus berkoordinasi intensif dengan Daker Madinah. Untuk mempercepat proses administrasi pemulangan Siti Aisyah, petugas kloter telah menghubungi Ibu Dewi dari Daker Madinah guna menyiapkan dokumen yang diminta pihak RS.

Kami pastikan seluruh jemaah terdampak mendapat pendampingan terbaik. Fokus kami adalah keselamatan, kesehatan, dan ketenangan jemaah. Mohon doa dari keluarga di Tanah Air, khususnya untuk kesembuhan Ibu Siti Sugi Hartini, agar beliau segera pulih dan dapat kembali beribadah bersama rombongan, ujar perwakilan petugas kloter.

Hingga berita ini diturunkan, situasi jemaah kloter 2 SUB dalam keadaan terkendali. Seluruh aktivitas ibadah berjalan normal. Petugas mengimbau jemaah agar tetap tenang, menjaga kondisi fisik, dan selalu mengikuti arahan pembimbing selama berada di Tanah Suci.

Stay Connected
16,985FansSuka
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan
Must Read
Berita Terkait

MOHON DIBACA SEBELUM MENULIS BERITA

Berikut ini beberapa hal yang perlu dipertimbangkan saat menulis Berita :

- Perhatikan hukum:

Pastikan informasi yang Anda bagikan legal dan tidak mendukung ujaran kebencian, diskriminasi, kekerasan, atau aktivitas berbahaya lainnya.

 

- Hargai privasi:

Jangan bagikan informasi pribadi tentang orang lain tanpa persetujuan mereka. Ini termasuk nama, alamat, nomor telepon, dan detail sensitif lainnya.

 

- Pertimbangkan

dampaknya: Pikirkan tentang bagaimana kata-kata Anda dapat memengaruhi orang lain. Meskipun sesuatu secara teknis legal, itu mungkin menyakitkan atau menyinggung.

 

- Verifikasi informasi:

Sebelum membagikan informasi, terutama berita atau rumor, pastikan itu berasal dari sumber yang dapat dipercaya.

 

- Bertanggung jawab: Bertanggung jawablah atas informasi yang Anda bagikan. Bersiaplah untuk menjelaskan alasan Anda dan bertanggung jawab atas segala konsekuensi yang mungkin terjadi.

Ingat, membangun komunitas daring yang aman dan saling menghormati adalah tanggung jawab semua orang. Mari kita gunakan kebebasan berekspresi kita dengan bijak!