robolinggo, Mediaistana.com
Kapolres Probolinggo AKBP Asmida Rizki Siregar menggelar silaturahmi bersama organisasi mahasiswa se-Kabupaten Probolinggo di Ruang Rupatama Polres Probolinggo, Rabu (3/9/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri 18 perwakilan dari HMI, PMII, BEM Proya, GMNI dan BEM PTNU, serta sejumlah pejabat utama Polres Probolinggo.
Silaturahmi ini menjadi wadah dialog antara Polri dan mahasiswa untuk menyampaikan aspirasi, kritik, serta membahas dinamika persoalan yang berkembang di masyarakat.
Dalam sambutannya, Kapolres menegaskan komunikasi dengan mahasiswa harus terus dibangun agar tercipta situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.
Silaturahmi ini bukan sekadar seremonial, tetapi menjadi wadah komunikasi dan bertukar pikiran. Kami terbuka terhadap kritik, saran maupun aspirasi dari rekan-rekan mahasiswa, ujarnya.
Sejumlah isu dibahas dalam forum tersebut, mulai dari aksi begal, tambang ilegal, peredaran narkotika, minuman keras, patroli kepolisian, hingga pelayanan SIM dan Samsat.
Menanggapi aksi begal, Kapolres menyampaikan pihaknya terus mengoptimalkan upaya pencegahan dan penindakan. Ia meminta masyarakat segera melapor melalui Call Center 110.
Polri tidak bisa bekerja sendiri. Kami butuh kerja sama seluruh unsur masyarakat. Informasi cepat sangat membantu kami dalam pencegahan maupun penindakan, jelasnya.
Terkait tambang ilegal, Kapolres menjelaskan Polres Probolinggo telah melakukan pengecekan bersama Pemda. Penanganannya akan dilanjutkan melalui penyelidikan dan penyidikan sesuai hukum.
Untuk pelayanan SIM, Kapolres memperkenalkan program JALDIS (Jajal Disek) yang memberi kesempatan masyarakat berlatih sebelum ujian praktik. Program ini digelar dua kali seminggu dan terbuka untuk umum.
Isu narkoba dan miras yang mengancam generasi muda juga menjadi sorotan mahasiswa. Kapolres menegaskan pemberantasan dilakukan melalui penindakan, penguatan patroli, dan kehadiran anggota di tengah masyarakat.

Kami tidak ingin ada jarak antara Polres dengan mahasiswa maupun masyarakat. Kritik dan masukan jadi pengingat bagi kami. Sinergitas ini akan terus kami jaga untuk membangun Kabupaten Probolinggo yang aman, nyaman dan kondusif,” pungkasnya.