PURWOREJO || Mediaistana.com Upaya memperkuat sistem perbenihan yang berkualitas dan sesuai aturan terus dilakukan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Melalui Dinas Pertanian dan Peternakan serta Balai Pengawasan dan Sertifikasi Benih (BPSB), digelar kegiatan Pembinaan Produsen Benih Tanaman Hortikultura se-Jawa Tengah di Gedung Serbaguna Desa Bedono Karangduwur, Kecamatan Kemiri, Kabupaten Purworejo. Selasa (04/08/2026).
Kegiatan yang dimulai pukul 10.00 WIB ini dihadiri para pelaku usaha, petani, dan pemangku kepentingan di sektor perbenihan. Dalam sambutannya sekaligus paparan materi, Kepala BPSB Jawa Tengah Ir. Suryono Budi Santoso, MM menyampaikan pemutakhiran data terkini mengenai perkembangan perbenihan dan perbibitan di wilayah Jawa Tengah.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Purworejo, Bagas Adi Karyanto, S.Sos., MM dalam sambutannya menyambut baik kegiatan tersebut. Ia menilai pelaksanaan di Purworejo menjadi peluang besar bagi petani lokal untuk meningkatkan standar produksi benih yang unggul.
Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Provinsi Jawa Tengah Defransisco Dasilva Tavares menguraikan berbagai peluang pengembangan sektor perbenihan hortikultura ke depan, baik untuk pemenuhan kebutuhan dalam daerah maupun pasar yang lebih luas.
Kegiatan inti berlangsung hangat dengan dipandu moderator Bandung Dudik, menghadirkan sejumlah narasumber berkompeten. Dari Direktorat Perbenihan Hortikultura Kementerian Pertanian, Endar Susanto Sp memaparkan secara mendalam mengenai regulasi di bidang perbenihan, termasuk penjelasan rinci Peraturan Menteri Pertanian Nomor 04 Tahun 2026.

Selanjutnya, Ketua Asosiasi Produsen Benih Hortikultura Bpk Arifin memaparkan materi tentang pentingnya sinergi antara para produsen benih dengan BPSB demi terciptanya ekosistem perbenihan yang tertib, terpercaya, dan saling menguatkan.
Rangkaian acara juga diisi dengan sesi dialog interaktif, di mana peserta secara antusias mengajukan pertanyaan, berkonsultasi, dan berbagi pengalaman terkait tantangan maupun peluang yang dihadapi di lapangan.