BerandaPENDIDIKANDisdikdaya dan INOVASI Matangkan PAUD-SD Satu Atap di Sukapura

Disdikdaya dan INOVASI Matangkan PAUD-SD Satu Atap di Sukapura

Probolinggo, Mediaistana.com
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikdaya) Kabupaten Probolinggo bersama INOVASI untuk Anak Sekolah Indonesia mematangkan persiapan layanan PAUD-SD Satu Atap. Pendampingan dilakukan di SDN Sariwani 2 dan SDN Sapikerep 3, Kecamatan Sukapura, Rabu-Kamis (8-9/7/2026).

Kegiatan ini fokus pada penyiapan ruang kelas, sarana prasarana, dan rencana pembelajaran bagi peserta didik PAUD yang terintegrasi dengan SD melalui konsep multigrade multi-layanan.

Pendampingan dihadiri Kepala Disdikdaya Kabupaten Probolinggo Hary Tjahjono, Provincial Manager INOVASI Jawa Timur M. Adri Budi, Kabid Pembinaan SD Sri Agus Indariyati, Korwil Dikdaya Sukapura Nur Chabibah Umaroh, kepala sekolah, dan calon wali murid.

Provincial Manager INOVASI Jawa Timur M. Adri Budi mengatakan, PAUD-SD Satu Atap bertujuan mendekatkan akses pendidikan bagi anak usia dini di wilayah yang belum memiliki TK.

Program ini didukung semua pihak, dari orang tua, tokoh masyarakat, pemerintah desa hingga OPD. Sasarannya anak usia 5-6 tahun sekaligus mendukung Wajib Belajar 13 Tahun, ujarnya.

Kepala Disdikdaya Hary Tjahjono menyebut pendampingan ini untuk mempersiapkan implementasi Wajib Belajar 13 Tahun dan menyambut rencana kunjungan Sekjen Kemendikdasmen RI.

Program ini diprioritaskan di wilayah tanpa layanan PAUD/TK agar anak tetap mendapat pendidikan prasekolah sebelum SD, katanya.

Hary menambahkan, kondisi geografis Probolinggo yang didominasi pegunungan jadi tantangan pemerataan pendidikan. PAUD-SD Satu Atap diharapkan jadi solusi layanan yang lebih dekat ke masyarakat.

Kami menyamakan persepsi dengan desa dan orang tua agar bersama mendukung. Targetnya meningkatkan angka partisipasi sekolah usia 5-6 tahun dan 7-15 tahun, serta menekan angka anak tidak sekolah, jelasnya.

Program PAUD-SD Satu Atap dijadwalkan diluncurkan 13 Juli 2026 bertepatan akhir libur sekolah. Peluncuran rencananya dilakukan Bupati Probolinggo bersama Ketua TP PKK selaku Bunda PAUD.

Selain pendidikan, layanan ini juga terpadu dengan posyandu, cek gizi, edukasi parenting, hingga pencegahan bullying. Dengan sinergi OPD, anak mendapat layanan pendidikan, kesehatan, dan perlindungan. Harapannya IPM Probolinggo meningkat, pungkasnya.

Stay Connected
16,985FansSuka
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan
Must Read
Berita Terkait

MOHON DIBACA SEBELUM MENULIS BERITA

Berikut ini beberapa hal yang perlu dipertimbangkan saat menulis Berita :

- Perhatikan hukum:

Pastikan informasi yang Anda bagikan legal dan tidak mendukung ujaran kebencian, diskriminasi, kekerasan, atau aktivitas berbahaya lainnya.

 

- Hargai privasi:

Jangan bagikan informasi pribadi tentang orang lain tanpa persetujuan mereka. Ini termasuk nama, alamat, nomor telepon, dan detail sensitif lainnya.

 

- Pertimbangkan

dampaknya: Pikirkan tentang bagaimana kata-kata Anda dapat memengaruhi orang lain. Meskipun sesuatu secara teknis legal, itu mungkin menyakitkan atau menyinggung.

 

- Verifikasi informasi:

Sebelum membagikan informasi, terutama berita atau rumor, pastikan itu berasal dari sumber yang dapat dipercaya.

 

- Bertanggung jawab: Bertanggung jawablah atas informasi yang Anda bagikan. Bersiaplah untuk menjelaskan alasan Anda dan bertanggung jawab atas segala konsekuensi yang mungkin terjadi.

Ingat, membangun komunitas daring yang aman dan saling menghormati adalah tanggung jawab semua orang. Mari kita gunakan kebebasan berekspresi kita dengan bijak!