Enam Pelatih Taekwondo Laskar Club Lampung Barat Ikuti Diklat Pelatih Daerah, Siap Tingkatkan Prestasi Atlet
Jakarta -MEDIA ISTANA,Bandar Lampung – Komitmen dalam meningkatkan kualitas pembinaan atlet terus ditunjukkan oleh Taekwondo Laskar Club Kabupaten Lampung Barat. Sebanyak enam pelatih mengikuti Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Pelatih Daerah Taekwondo Indonesia Provinsi Lampung untuk nomor Kyorugi dan Poomsae yang digelar di Bandar Lampung pada 27–28 Juni 2026.
Mengusung tema “Dari Lampung untuk Indonesia, Membangun Pelatih Hebat, Melahirkan Atlet Juara”, kegiatan ini diikuti sebanyak 139 peserta yang berasal dari berbagai kabupaten dan kota di Provinsi Lampung.
Enam pelatih Taekwondo Laskar Club Lampung Barat mengikuti kegiatan tersebut atas rekomendasi Ketua Pengurus Kabupaten (Pengkab) Taekwondo Indonesia Lampung Barat, yakni:
Islan Hadi Wijaya, S.Pd. (Kukkiwon Dan 3)
Romansah (Kukkiwon Dan 1)
Ferri Setiawan, S.IP. (Geup 1 Nasional)
Fadila Anisa Febriyanti (Geup 1 Nasional)
Karina Lestari (Geup 1 Nasional)
Dhia Salma Salzabella (Geup 1 Nasional)
Kegiatan secara resmi dibuka oleh jajaran KONI Provinsi Lampung bersama Pengurus Provinsi (Pengprov) Taekwondo Indonesia Lampung. Dalam sambutannya, Wakil Ketua II KONI Lampung, Ria Gusria, menegaskan pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia di bidang olahraga, khususnya melalui penguatan kompetensi para pelatih.
Menurutnya, pelatih merupakan fondasi utama dalam mencetak atlet-atlet berprestasi. Oleh karena itu, pelaksanaan diklat menjadi langkah strategis agar para pelatih memperoleh pemahaman terbaru mengenai regulasi World Taekwondo, metode latihan modern, serta perkembangan teknik yang dapat diterapkan di daerah masing-masing.
Selama dua hari pelaksanaan, peserta mendapatkan materi dari narasumber yang memiliki pengalaman nasional hingga internasional, di antaranya Sanim Lia Karina Mansur sebagai pemateri Kyorugi, Master Mukhlis Ba’alwi sebagai pemateri Poomsae, serta Dr. Ida Dwi Guna, M.Pd. yang menyampaikan materi mengenai penyusunan program latihan.
Pada hari pertama, peserta menerima pembaruan mengenai peraturan pertandingan World Taekwondo serta praktik teknik Kyorugi terbaru yang diakui secara internasional. Materi tersebut disampaikan langsung oleh Sanim Lia Karina Mansur yang dikenal sebagai pelatih nasional dengan pengalaman membawa atlet Indonesia tampil di berbagai ajang internasional.
Pada malam harinya, peserta mengikuti sesi penyusunan program latihan yang dipaparkan oleh Dr. Ida Dwi Guna, M.Pd. Materi ini memberikan pemahaman kepada para pelatih mengenai perencanaan latihan yang sistematis untuk meningkatkan kemampuan atlet secara maksimal.
Sementara pada hari kedua, peserta memperoleh materi khusus Poomsae dari Master Mukhlis Ba’alwi. Dalam sesi tersebut, seluruh teknik Poomsae dikupas secara mendalam mulai dari Taegeuk 1 hingga Taegeuk 8, dilanjutkan dengan Poomsae Koryo hingga Keumgang. Para peserta juga mendapatkan pembekalan mengenai teknik penilaian yang menjadi aspek penting dalam pertandingan Poomsae.
Sebagai penutup kegiatan, seluruh peserta mengikuti ujian praktik Kyorugi, praktik Poomsae Koryo, serta ujian tertulis. Peserta yang dinyatakan lulus memperoleh Sertifikat Pelatih Daerah Provinsi Lampung sebagai bentuk pengakuan atas kompetensi yang telah dimiliki.
Sabeum Islan Hadi Wijaya menyampaikan bahwa ilmu dan pengalaman yang diperoleh selama mengikuti diklat akan menjadi bekal penting dalam meningkatkan kualitas pembinaan atlet Taekwondo di Kabupaten Lampung Barat.
“Kami berharap seluruh materi yang kami peroleh selama mengikuti diklat ini dapat diterapkan secara maksimal di daerah, sehingga pembinaan atlet semakin berkualitas. Target kami adalah melahirkan atlet-atlet yang mampu bersaing di berbagai kejuaraan serta meraih prestasi terbaik pada Porprov Lampung 2026. Kami ingin membawa nama baik Lampung Barat melalui prestasi olahraga Taekwondo,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada KONI Lampung Barat dan Ketua Pengkab Taekwondo Indonesia Lampung Barat atas dukungan penuh terhadap keikutsertaan para pelatih dalam kegiatan tersebut.
Menurutnya, pelaksanaan Diklat Pelatih Daerah merupakan langkah positif yang sangat penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya pelatih di tingkat daerah. Dengan bekal ilmu, teknik terbaru, serta pemahaman regulasi pertandingan internasional, para pelatih diharapkan mampu mencetak atlet-atlet berprestasi yang siap mengharumkan nama Kabupaten Lampung Barat di tingkat provinsi maupun nasional.
Melalui peningkatan kompetensi pelatih yang berkelanjutan, Taekwondo Lampung Barat optimistis mampu melahirkan generasi atlet unggulan dan mempersembahkan prestasi terbaik bagi daerah, khususnya pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Lampung 2026 mendatang.
HAMDAN ❤️