Mediaistana.com || Kabupaten Bogor, Jabar
Hujan deras dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Bogor Barat, khususnya di Kecamatan Cigudeg, selama dua hari berturut-turut kembali memicu bencana banjir dan longsor di sejumlah titik.
Pada Sabtu malam sebelumnya, sedikitnya enam desa di wilayah tersebut sempat dikepung banjir. Memasuki hari kedua, kondisi belum menunjukkan perbaikan. Genangan air masih merendam permukiman warga, sementara beberapa titik dilaporkan mengalami longsor akibat curah hujan yang masih tinggi.
Bencana susulan ini turut berdampak pada fasilitas umum, termasuk sektor pendidikan. Di Desa Cintamanik, dua sekolah dilaporkan mengalami kerusakan akibat tertimbun material longsor, yakni SD Negeri Ciodeng dan SMP Terpadu Rengganis.
Kerusakan paling parah terjadi di SMP Terpadu Rengganis. Salah satu bangunan sekolah dilaporkan mengalami kerusakan berat sehingga tidak dapat digunakan untuk kegiatan belajar mengajar. Material tanah dan lumpur yang terbawa longsor menimbun sebagian area sekolah, memaksa aktivitas pendidikan dihentikan sementara.
Warga setempat mengaku khawatir dengan kondisi cuaca yang belum stabil. Selain mengganggu aktivitas sehari-hari, bencana ini juga meningkatkan risiko keselamatan, terutama bagi warga yang tinggal di wilayah rawan longsor.
Pihak terkait diharapkan segera melakukan penanganan darurat, termasuk pembersihan material longsor serta pendataan kerusakan. Sementara itu, masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi bencana susulan mengingat intensitas hujan masih tinggi di wilayah Bogor Barat.