Momentum Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah dimaknai secara mendalam oleh Polres Buru melalui rangkaian ibadah dan kegiatan sosial yang berlangsung khidmat di Masjid Ar-Riayah Polres Buru, Jumat (2026).
Kegiatan diawali dengan pelaksanaan Sholat Idul Adha berjamaah yang diikuti jajaran pejabat utama Polres Buru, personel kepolisian, Bhayangkari, hingga masyarakat sekitar lingkungan Mapolres.
Hadir dalam kegiatan tersebut Wakapolres Buru Kompol Jufri Jawa bersama para Kabag, Kasat, perwira staf dan anggota.
Sholat Idul Adha dipimpin Imam Ustadz Gozali, sementara khutbah disampaikan Ustadz Masludin Tomia dengan tema reflektif, “Setiap Kita adalah Ibrahim dan Setiap Ibrahim Punya Ismail.”
Dalam khutbahnya, jamaah diajak memahami bahwa Idul Adha bukan sekadar ritual penyembelihan hewan kurban, tetapi momentum spiritual untuk menaklukkan ego, memperkuat keikhlasan, dan menumbuhkan kepedulian sosial terhadap sesama.
Usai pelaksanaan sholat, kegiatan dilanjutkan dengan penyembelihan hewan kurban. Tahun ini, Polres Buru menyembelih sebanyak delapan ekor sapi dan dua ekor kambing. Seluruh daging kurban kemudian dikemas untuk dibagikan kepada masyarakat kurang mampu dan kaum dhuafa di sekitar wilayah Polres Buru.
Wakapolres Buru Kompol Jufri Jawa menegaskan bahwa Idul Adha harus dimaknai sebagai ruang memperkuat nilai pengorbanan dan solidaritas kemanusiaan.
“Idul Adha mengajarkan kita tentang keikhlasan, kepatuhan kepada Allah SWT, sekaligus kepedulian sosial terhadap masyarakat yang membutuhkan. Semangat berbagi inilah yang harus terus dirawat,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel dan pihak yang ikut berpartisipasi menyumbangkan hewan kurban maupun membantu proses pelaksanaan kegiatan.
Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi bukti bahwa kehadiran Polri tidak hanya dalam aspek keamanan dan penegakan hukum, tetapi juga dalam membangun kedekatan sosial dan kemanusiaan dengan masyarakat.
Sebanyak 300 kantung daging kurban dengan berat masing-masing satu kilogram disiapkan panitia untuk didistribusikan secara merata kepada warga penerima manfaat.
Kompol Jufri Jawa turut mengingatkan agar seluruh proses penyembelihan hingga distribusi daging dilakukan sesuai syariat Islam serta tetap memperhatikan aspek kebersihan, kesehatan, keamanan dan ketertiban lingkungan.
Di tengah berbagai tantangan sosial yang dihadapi masyarakat, kegiatan kurban yang dilaksanakan Polres Buru menjadi pesan bahwa nilai pengabdian aparat bukan hanya tercermin dalam tugas menjaga keamanan, tetapi juga dalam kemampuan menghadirkan empati, kepedulian, dan rasa berbagi kepada masyarakat kecil.