BerandaBeritaKegagalan Tidak Surutkan Ramdhan Jadi Lulusan Terbaik IPDN

Kegagalan Tidak Surutkan Ramdhan Jadi Lulusan Terbaik IPDN

MEDIAISTANA.COM

Jatinangor ,6 Agustus 2026

Sebagai putra daerah dan hampir setiap hari melewati gerbang petugas keamanan dalam (PKD) Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN), Muhammad Ramdhan begitu termotivasi untuk bisa menjadi bagian dari civitas academica kampus tersebut. Meski sempat dua kali gagal dalam seleksi masuk, ia tak patah semangat dan berhasil di percobaan ketiga hingga menjadi salah satu lulusan terbaik.

“Di tahun pertama [tes masuk] saya merasa down karena saya telah mempersiapkannya dengan cukup baik, mulai dari belajar untuk tes, namun qadarullah belum rezekinya untuk lulus,” ujar Ramdhan di Kampus IPDN, Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Jumat (31/7/2026).

Ramdhan bercerita, ketika ia terpuruk, sang ayah yang merupakan pensiunan Polri berpangkat Ipda dan ibu pensiunan guru terus menyemangati dan memotivasi untuk berani mencoba lagi. Kedua orang tuanya begitu yakin ia akan menjadi Praja IPDN di kemudian hari.

Sembari menunggu tes di tahun berikutnya, Ramdhan melanjutkan studi di salah satu kampus di Kota Bogor. Di sela waktu, ia terus mempersiapkan diri dengan belajar dan berlatih fisik agar nantinya bisa diterima di IPDN. Namun, di tengah kesibukan kuliah dan belajar di tahun kedua, Ramdhan kembali gagal. Di saat tersebut, kedua orang tuanya juga terus percaya bahwa keberhasilan tidak datang di waktu yang instan.

“Alhamdulillah kedua orang tua tidak pernah marah ataupun menyalahkan saya ketika saya gagal. [Orang tua bilang] hasil yang baik itu pasti akan datang di waktu yang tepat,” ujar Ramdhan.

Bagi Ramdhan, memiliki kedua orang tua yang suportif adalah anugerah sekaligus penguatnya untuk terus melangkah. Kegagalan di tahun pertama dan kedua ia jadikan pelajaran seperti mengamati pola soal yang sering muncul ketika Computer Assisted Test (CAT), trik cepat dalam mengerjakan soal, hingga manajemen waktu.

Di tahun ketiga, usaha Ramdhan membuahkan hasil saat ia diterima menjadi calon Praja Angkatan XXXIII pada tahun 2022. “Setiap kali melewati kampus itu, keinginan untuk berjuang kembali itu selalu muncul. Akhirnya lulus di tahun ketiga,” katanya.

Selama tiga kali tes, Ramdhan mengaku tak mengeluarkan biaya selain ongkos transport dan ujian SKD. Sebaliknya, ia justru bersyukur bisa membantu meringankan beban orang tua mengingat semua fasilitas yang ia terima selama studi di IPDN didapatkan secara gratis.

“Tes gratis, dimulai dari pendaftaran SPCP (seleksi penerimaan calon praja), untuk kehidupan di IPDN ini mulai dari tinggal di asrama dan seragam pun dibiayai oleh negara,” tuturnya.

Konsisten dan belajar dengan sungguh-sungguh, dua kata yang tertanam di kepala Ramdhan ketika sudah menjadi calon praja di Program Studi Manajemen Sumber Daya Manusia Sektor Publik hingga lulus. Konsistensi itu pula yang membawanya sebagai peraih penghargaan Sapta Abdi Praja atau sembilan lulusan terbaik IPDN Angkatan XXXIII Tahun 2026. Ini adalah sebuah prestasi yang membuat kedua orang tuanya bangga karena terus percaya pada kemampuan Ramdhan hingga bisa dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto.

“Suatu ketika saya sedang berbicara santai, ibu saya secara spontan (bilang) ingin saya dilantik langsung oleh presiden. Saya tidak menyangka bahwa dari obrolan santai itu menjadi doa yang didengar dan dikabulkan oleh Allah,” tutupnya.

Puspen Kemendagri

Aris.t

Stay Connected
16,985FansSuka
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan
Must Read
Berita Terkait

MOHON DIBACA SEBELUM MENULIS BERITA

Berikut ini beberapa hal yang perlu dipertimbangkan saat menulis Berita :

- Perhatikan hukum:

Pastikan informasi yang Anda bagikan legal dan tidak mendukung ujaran kebencian, diskriminasi, kekerasan, atau aktivitas berbahaya lainnya.

 

- Hargai privasi:

Jangan bagikan informasi pribadi tentang orang lain tanpa persetujuan mereka. Ini termasuk nama, alamat, nomor telepon, dan detail sensitif lainnya.

 

- Pertimbangkan

dampaknya: Pikirkan tentang bagaimana kata-kata Anda dapat memengaruhi orang lain. Meskipun sesuatu secara teknis legal, itu mungkin menyakitkan atau menyinggung.

 

- Verifikasi informasi:

Sebelum membagikan informasi, terutama berita atau rumor, pastikan itu berasal dari sumber yang dapat dipercaya.

 

- Bertanggung jawab: Bertanggung jawablah atas informasi yang Anda bagikan. Bersiaplah untuk menjelaskan alasan Anda dan bertanggung jawab atas segala konsekuensi yang mungkin terjadi.

Ingat, membangun komunitas daring yang aman dan saling menghormati adalah tanggung jawab semua orang. Mari kita gunakan kebebasan berekspresi kita dengan bijak!