BerandaTNI-POLRIKehadiran TNI di SMA Muhammadiyah Banyuresmi, Memberikan Semangat Jiwa Nasionalisme

Kehadiran TNI di SMA Muhammadiyah Banyuresmi, Memberikan Semangat Jiwa Nasionalisme

Garut, Mediaistana.com – Kehadiran Anggota TNI dalam kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMA Muhammadiyah Banyuresmi, memberikan semangat jiwa nasionalisme dan motivasi bagi para peserta didik baru untuk membangun karakter disiplin sejak awal memasuki lingkungan sekolah, Jum’at (31/7/2026).

Dalam kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMA Muhammadiyah Banyuresmi, dihadiri langsung Batuud (Bintara Tinggi Tata Urusan Dalam) Serka Khoirudin, Bati Wanwil (Bintara Tinggi Perlawanan Wilayah) Serka Antoni, Babinsa (Bintara Pembina Desa) Serka H. Toto Bustomi, dan Kepala Sekolah SMA Muhammadiyah Dr. H. Dodi Misbah Jalaludin, S. Ag., M.Pd.

Melalui kegiatan pembinaan karakter dan pelatihan Peraturan Baris Berbaris (PBB) yang digelar pada Kamis (15/7/2026). Batuud Serka Khoirudin membekali para siswa dengan nilai-nilai kedisiplinan, tanggung jawab, kerja sama, kepemimpinan, serta semangat cinta tanah air sebagai fondasi dalam menempuh pendidikan.

Materi disampaikan oleh Serka Khoirudin bersama anggota. Kegiatan berlangsung dengan pendampingan para guru dan diikuti antusias oleh seluruh peserta Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMA Muhammadiyah Banyuresmi Garut.

Menurutnya penyampaian materi wawasan kebangsaan (Wasbang) bertujuan memberikan pembekalan kepada siswa baru, agar tahu dan mengerti tentang wawasan kebangsaan dan bela negara serta mengenal sejarah tentang terbentuknya Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Selin itu, diharapkan agar para siswa-siswi tumbuh rasa cintanya terhadap tanah air, dan bangga sebagai warga Negara Republik Indonesia, siap untuk membela bangsa dan negara, tandasnya.

Berikut Materi Wawasan Kebangsaan (Wasbang) untuk Siswa, bertemakan “Menumbuhkan Jiwa Nasionalisme, Disiplin, dan Cinta Tanah Air di Kalangan Generasi Muda Sebagai Siswa”

Pertama, pengertian wawasan kebangsaan. Wawasan kebangsaan merupakan cara pandang bangsa Indonesia terhadap diri dan lingkungannya yang berlandaskan Pancasila, UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Bhinneka Tunggal Ika untuk menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.

Kedua, memahami empat pilar kebangsaan, Pancasila sebagai dasar negara dan pedoman hidup, UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945 sebagai konstitusi negara, NKRI sebagai bentuk negara yang harus dijaga keutuhannya, dan Bhinneka Tunggal Ika sebagai semangat persatuan dalam keberagaman.

Ketiga, memiliki nilai-nilai bela negara, cinta tanah air, kesadaran berbangsa dan bernegara, setia kepada Pancasila, rela berkorban demi bangsa dan negara, serta memiliki kemampuan awal untuk berkontribusi sesuai peran masing-masing.

Keempat, tantangan generasi muda, untuk tidak percaya terhadap penyebaran hoaks dan ujaran kebencian. Waspada terhadap penyalahgunaan narkoba, perundungan (bullying) dan kekerasan, radikalisme dan intoleransi, serta penyalahgunaan media sosial.

Kelima, peran pelajar dalam menjaga NKRI; belajar dengan sungguh-sungguh, menghormati guru, orang tua, dan sesama. Menjaga persatuan tanpa membeda-bedakan suku, agama, ras, atau budaya, bijak menggunakan media sosial, dan aktif dalam kegiatan positif di sekolah dan masyarakat.

Keenam, sikap yang harus dimiliki pelajar ; disiplin, jujur, bertanggung jawab, peduli terhadap lingkungan, toleransi, gotong royong dan cinta tanah air.

Diakhir acara, Serka Khoirudin menyampaikan pesan khusus, sekaligus memberikan motivasi bagi para peserta MPLS, ingat masa depan Indonesia berada ditangan generasi muda. Wujudkan rasa cinta tanah air bukan hanya melalui kata-kata, tetapi dengan belajar sungguh-sungguh, berprestasi, menjaga persatuan, mentaati peraturan, dan menjadi pribadi yang berakhlak baik.

“Bangsa yang besar, adalah bangsa yang mampu menjaga persatuan, menghargai perbedaan, dan menyiapkan generasi muda yang berkarakter, berprestasi, serta cinta kepada Indonesia,” Pungkas Serka Khoirudin.

Jurnalis : (Beni Nugraha, AMD., KD., C.BJ., C.EJ., C.In., C.Par).

Stay Connected
16,985FansSuka
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan
Must Read
Berita Terkait

MOHON DIBACA SEBELUM MENULIS BERITA

Berikut ini beberapa hal yang perlu dipertimbangkan saat menulis Berita :

- Perhatikan hukum:

Pastikan informasi yang Anda bagikan legal dan tidak mendukung ujaran kebencian, diskriminasi, kekerasan, atau aktivitas berbahaya lainnya.

 

- Hargai privasi:

Jangan bagikan informasi pribadi tentang orang lain tanpa persetujuan mereka. Ini termasuk nama, alamat, nomor telepon, dan detail sensitif lainnya.

 

- Pertimbangkan

dampaknya: Pikirkan tentang bagaimana kata-kata Anda dapat memengaruhi orang lain. Meskipun sesuatu secara teknis legal, itu mungkin menyakitkan atau menyinggung.

 

- Verifikasi informasi:

Sebelum membagikan informasi, terutama berita atau rumor, pastikan itu berasal dari sumber yang dapat dipercaya.

 

- Bertanggung jawab: Bertanggung jawablah atas informasi yang Anda bagikan. Bersiaplah untuk menjelaskan alasan Anda dan bertanggung jawab atas segala konsekuensi yang mungkin terjadi.

Ingat, membangun komunitas daring yang aman dan saling menghormati adalah tanggung jawab semua orang. Mari kita gunakan kebebasan berekspresi kita dengan bijak!