Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Buru, Syarifah Lulu Asagaff, S.Psi, turut ambil bagian dalam kegiatan olahraga bersama yang diselenggarakan Polres Buru dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80, Sabtu (13/6/2026).
Kegiatan yang mengusung tema “Polri untuk Masyarakat” tersebut berlangsung di Lapangan Upacara Polres Buru dan dihadiri oleh Kapolres Buru AKBP Sulastri Sukidjang, SH, SIK, MM, Bupati Buru Ikram Umasugi, Wakapolres Buru Kompol Jufri Jawa, jajaran Pemerintah Kabupaten Buru, para kepala dinas, serta berbagai unsur Forkopimda dan instansi vertikal lainnya.
Sejak pagi hari, Syarifah Lulu Asagaff bersama peserta lainnya tampak antusias mengikuti rangkaian kegiatan yang diawali dengan Fun Run. Meski cuaca kurang bersahabat dan hujan sempat mengguyur lokasi kegiatan, semangat para peserta tetap terjaga hingga seluruh rangkaian acara selesai dilaksanakan.
Kehadiran Kepala BNN Kabupaten Buru dalam kegiatan tersebut menjadi wujud nyata sinergitas antara BNN dan Polri dalam membangun kerja sama lintas sektor, khususnya dalam upaya menjaga keamanan, ketertiban, serta pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan narkotika di Kabupaten Buru.
Dalam kesempatan tersebut, Syarifah Lulu Asagaff juga mengajak seluruh lapisan masyarakat Kabupaten Buru untuk bersama-sama memerangi penyalahgunaan narkoba dengan cara menjauhi segala bentuk narkotika dan zat adiktif berbahaya lainnya.
Menurutnya, ancaman narkoba dapat merusak masa depan generasi muda, menghancurkan kehidupan keluarga, serta mengganggu stabilitas sosial di tengah masyarakat. Karena itu, upaya pencegahan harus dimulai dari lingkungan keluarga, sekolah, tempat kerja, hingga komunitas masyarakat.
“Kami mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Buru untuk mengatakan tidak terhadap narkoba. Lindungi diri, keluarga, dan lingkungan sekitar dari bahaya penyalahgunaan narkotika. Masa depan daerah ini berada di tangan generasi yang sehat, produktif, dan bebas dari narkoba,” ujar Syarifah.
Ia menegaskan bahwa pemberantasan narkoba bukan hanya menjadi tugas BNN dan aparat penegak hukum semata, melainkan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat.
Suasana penuh keakraban terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Para peserta membaur tanpa sekat, menunjukkan komitmen bersama dalam membangun sinergi demi pelayanan publik yang lebih baik.
Kegiatan kemudian ditutup dengan pembagian doorprize yang menambah kemeriahan peringatan Hari Bhayangkara ke-80. Gelak tawa dan kebersamaan yang tercipta menjadi gambaran eratnya hubungan antara Polri, pemerintah daerah, BNN, dan seluruh pemangku kepentingan di Kabupaten Buru.
Melalui momentum Hari Bhayangkara ke-80, semangat kolaborasi antara Polri, BNN, pemerintah daerah, dan masyarakat diharapkan semakin kuat dalam mewujudkan Kabupaten Buru yang aman, sehat, dan bebas dari penyalahgunaan narkoba.
(Mus Latuconsina)