Di saat sebagian besar masyarakat menikmati hari libur bersama keluarga di pesisir pantai yang indah, ada sekelompok orang yang memilih menghabiskan waktunya untuk memastikan orang lain dapat menikmati kebahagiaan itu dengan aman dan nyaman.
Mereka adalah Babinsa Desa Kumarasa Serka A. Saridu, Bhabinkamtibmas Ahmad Latupono, dan anggota Linmas Desa Kumarasa, Salem Samlan, yang sejak pukul 10.00 WIT melaksanakan patroli pengamanan di sejumlah lokasi wisata pantai di wilayah Kecamatan Lilialy, Kabupaten Buru.
Patroli dilakukan secara menyeluruh, mulai dari Pantai Ako, Pantai Pemda, Pantai Pasir Putih hingga kawasan Baikolet. Bukan sekadar menjalankan tugas rutin, kehadiran mereka menjadi simbol bahwa keamanan masyarakat selalu menjadi prioritas, bahkan ketika sebagian besar orang sedang menikmati waktu rekreasi.
Di bawah terik matahari dan ramainya pengunjung yang memadati kawasan pantai, ketiganya terus bergerak dari satu lokasi ke lokasi lainnya. Mereka memantau situasi, memberikan imbauan kepada pengunjung, mengawasi aktivitas masyarakat, serta memastikan seluruh kegiatan berjalan dengan tertib dan aman.
Pengabdian seperti ini sering kali luput dari perhatian. Banyak pengunjung yang datang menikmati deburan ombak, hamparan pasir putih, dan indahnya panorama pantai tanpa menyadari bahwa ada aparat keamanan yang terus berjaga sejak pagi hingga pengunjung terakhir meninggalkan lokasi wisata.
Padahal, rasa aman yang dirasakan masyarakat bukanlah sesuatu yang hadir begitu saja. Di balik suasana yang tenang terdapat kerja keras, kewaspadaan, dan dedikasi para petugas yang rela mengorbankan waktu istirahat mereka demi menjaga keselamatan orang lain.
Apa yang dilakukan Serka A. Saridu, Ahmad Latupono, dan Salem Samlan menunjukkan bahwa sinergi antara TNI, Polri, dan Linmas di tingkat desa bukan sekadar slogan. Sinergi itu hadir nyata di lapangan, berjalan berdampingan bersama masyarakat, mendengarkan kebutuhan warga, dan memastikan setiap aktivitas berlangsung dalam suasana yang kondusif.
Patroli yang berlangsung hingga seluruh pengunjung pulang menjadi bukti bahwa tugas menjaga keamanan tidak mengenal batas waktu. Selama masih ada masyarakat yang beraktivitas, selama itu pula mereka tetap siaga menjalankan tanggung jawabnya.
Kehadiran aparat di tengah masyarakat bukan hanya tentang penegakan keamanan, tetapi juga tentang membangun rasa percaya. Bahwa masyarakat tidak sendiri. Bahwa ada negara yang hadir melalui aparat-aparatnya hingga ke desa-desa dan kawasan wisata terpencil.
Dari Pantai Ako hingga Baikolet, dari pagi hingga senja, pengabdian itu berjalan dalam langkah-langkah sederhana yang mungkin tidak banyak terdokumentasi. Namun justru dari kesederhanaan itulah lahir makna pelayanan yang sesungguhnya.
Karena pada akhirnya, keberhasilan sebuah hari libur tidak hanya diukur dari banyaknya pengunjung yang datang, tetapi juga dari kenyataan bahwa seluruh masyarakat dapat pulang ke rumah dengan selamat, nyaman, dan membawa kenangan indah bersama keluarga.
Dan untuk itu, masyarakat patut memberikan apresiasi kepada para penjaga keamanan yang tetap setia bertugas ketika yang lain menikmati waktu berlibur.
Kumarasa, Senin, (1/6/2026)Mus Latuconsina