AMBON – Kafilah Kota Tual kembali menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih gelar Juara Umum Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXXI Tingkat Provinsi Maluku Tahun 2026. Pengumuman tersebut disampaikan pada malam penutupan MTQ yang berlangsung di Lapangan Merdeka Ambon, Minggu (28/6/2026).
Keberhasilan ini menegaskan konsistensi Kota Tual dalam melakukan pembinaan generasi Qurani melalui berbagai cabang perlombaan, mulai dari tilawah, tahfiz Al-Qur’an hingga cabang-cabang seni baca Al-Qur’an lainnya.
MTQ XXXI Provinsi Maluku mengusung tema “Mewujudkan Generasi Qur’ani yang Berakhlak Mulia, Harmonis, Berdaya Saing Par Maluku Pung Bae”. Semangat tema tersebut dinilai tercermin dalam capaian para peserta dari Kota Tual yang tampil gemilang sepanjang perlombaan.
Wali Kota Tual, H. Akhmad Yani Renuat, S.Sos., M.Si., M.H., menyampaikan apresiasi kepada seluruh qari, qariah, hafiz, hafizah, pelatih, pembina, dan ofisial yang telah bekerja keras mengharumkan nama daerah.
“Keberhasilan ini diharapkan menjadi motivasi bagi generasi muda untuk terus mendalami Al-Qur’an dan menjadikannya sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Wali Kota.
Menurutnya, kemenangan bukanlah tujuan akhir. Yang lebih penting adalah bagaimana nilai-nilai Al-Qur’an dapat dipahami, diamalkan, dan menjadi bagian dari karakter masyarakat.
“Juara adalah target, namun para peserta juga harus mampu memaknai isi kandungan Al-Qur’an dalam kehidupan nyata,” tambahnya.
Apresiasi serupa disampaikan Ketua Umum Pemuda ICMI Kota Tual, Fikri Tamher, S.Kom., M.M.S.I. Ia menyebut keberhasilan Kota Tual menjadi Juara Umum merupakan buah dari kerja bersama seluruh elemen masyarakat.
“Selamat dan sukses kepada Kafilah Kota Tual. Prestasi ini merupakan kebanggaan seluruh masyarakat Kota Maryadat. Kemenangan ini adalah bukti nyata bahwa pembinaan generasi Qurani terus berjalan dengan baik,” ujarnya.
Fikri menilai capaian tersebut tidak terlepas dari dukungan dan kepemimpinan Wali Kota Tual H. Akhmad Yani Renuat bersama Wakil Wali Kota H. Amir Rumra yang terus memberikan perhatian terhadap pembangunan sumber daya manusia, khususnya di bidang keagamaan.
Menurutnya, para peserta telah menunjukkan nilai-nilai akhlak mulia, semangat kebersamaan, dan daya saing yang tinggi hingga mampu membawa Kota Tual kembali meraih gelar juara umum.
“Semoga prestasi ini menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk terus mencintai Al-Qur’an, memperkuat akhlak, serta berkontribusi bagi kemajuan daerah. Pemuda kuat, Tual hebat, Kota Maryadat bermartabat,” tutupnya.
Keberhasilan Kota Tual mempertahankan tradisi prestasi di ajang MTQ tingkat Provinsi Maluku menjadi bukti bahwa pembinaan keagamaan yang berkelanjutan mampu melahirkan generasi Qurani yang unggul, berkarakter, dan siap menjadi kebanggaan daerah di masa depan.